Kata Moses tentang Persaingan Berebut Posisi dengan Zappacosta

Kata Moses tentang Persaingan Berebut Posisi dengan Zappacosta

London – Victor Moses menegaskan kesiapannya untuk bersaing memperebutkan posisi di Chelsea seiring dengan datangnya Davide Zappacosta musim panas ini.

Moses tidak punya saingan berarti dalam menempati posisi bek sayap The Blues musim lalu. Ia mencatatkan 34 penampilan di Premier League 2016/2017.

Akan tetapi, musim ini Moses harus bersaing dengan Zappacosta yang didatangkan dari Napoli dengan nilai transfer yang kabarnya mencapai 23 juta pound sterling.

“Saya siap menghadapi persaingan,” kata Moses seperti dilansir Sky Sports.

Chelsea berhasil menjuarai Premier League musim lalu dan berhak tampil di Liga Champions musim ini. Maka jumlah pertandingan yang harus dijalani di musim 2017/2018 pun jadi lebih banyak. Moses tahu hal itu membuat Chelsea butuh tambahan pemain-pemain baru.

“Kami memang butuh lebih banyak pemain. Ada banyak laga untuk dimainkan musim ini. Anda tak bisa main sampai 60 pertandingan. Saya siap bersaing dengan siapa saja yang datang ke sini. Saya cuma ingin memainkan gaya sepakbola saya,” ucap Moses.

“Ini akan menjadi ujian yang berbeda, tapi kami menantikannya. Kami absen di Liga Champions musim lalu tapi kini kami kembali terlibat di dalamnya. Kami punya sebuah tim tangguh dan akan terus berupaya sebaik mungkin di semua ajang.”

“Kami gembira dengan cara musim ini sudah dimulai, terutama setelah apa yang terjadi di laga pertama ketika dua pemain kami dikartu merah. Terlepas dari itu, semuanya bagus-bagus saja,” tuturnya.

Koeman Kecewa dengan Rooney, tapi…

Koeman Kecewa dengan Rooney, tapi…

Manajer Everton Ronaldo Koeman kecewa dengan Wayne Rooney karena insiden lalu lintas. Meski begitu, Rooney tak kehilangan tempatnya di laga akhir pekan ini.

Pesepakbola berusia 31 tahun itu ditahan polisi karena kedapatan mengendarai mobil dalam keadaan mabuk, Jumat (1/8/2017) dinihari waktu setempat. Rooney lantas dibebaskan dengan jaminan tapi diharuskan menghadiri persidangan di Pengadilan Stockport pada 18 September.

Kasus ini sudah jelas mencoreng reputasi Rooney sendiri dan Everton. Selain itu, perilaku ini dikhawatirkan bisa membawa pengaruh buruk pada anak-anak yang mengidolakan dia.

Bukan hanya harus berurusan dengan hukum, mantan pemain internasional Inggris itu turut menghadapi sanksi dari The Toffees. Akan tetapi, Rooney tetap akan dipercaya Koeman untuk tampil melawan Tottenham Hotspur, Sabtu (9/9).

“Sudah jelas saya sangat kecewa dengan situasi terkait Wayne Rooney. Kami sudah berbicara pada hari Selasa dan chairman Bill Kenwright juga berbicara dengan Wayne tentang situasi ini,” Koeman mengatakan yang dilansir ESPNFC.

“Perkara kedisiplin akan diselesaikan secara internal di waktu yang tepat dan ini saja yang bisa saya katakan mengenai kasus Wayne Rooney.”

“Dia akan bermain pada hari Sabtu. Kalau saya melihat Wayne tidak dalam kondisi fisik dan mental yang baik, maka dia tidak akan bermain,” Koeman menambahkan.

Rooney membawa dampak positif sejak kembali ke Everton dari Manchester United di musim panas ini. Dia telah mencetak dua gol dalam tiga laga pertama di Premier League.

Rossi Cedera Gara-gara Latihan Motocross, Marquez Membela

Rossi Cedera Gara-gara Latihan Motocross, Marquez Membela

Misano – Valentino Rossi mengalami patah tulang akibat kecelakaan di luar lintasan MotoGP. Terkait kejadian tersebut, Marc Marquez membela Rossi.

Rossi harus naik meja operasi setelah mengalami kecelakaan motocross pada pekan lalu. Gara-gara kecelakaan tersebut, Rossi menderita patah tulang tibia dan fibula di kaki kanannya.

Rossi diprediksi butuh waktu 30-40 hari untuk memulihkan diri. Pebalap Yamaha itu pun harus absen di MotoGP San Marino pada akhir pekan ini dan diragukan sudah fit untuk MotoGP Aragon pada 24 September mendatang.

Dengan kondisinya sekarang, Rossi akan sangat sulit menjadi juara dunia MotoGP musim ini. Dia kini menempati posisi keempat di klasemen sementara dengan 157 poin, tertinggal 26 poin dari Andrea Dovizioso yang berada di posisi teratas.

Meski begitu, Marquez tak setuju kalau Rossi disalahkan akibat kecelakaan di luar MotoGP. Menurut Marquez, setiap pebalap memang harus tetap berlatih meski sedang tak ada jadwal balapan.

“Saya benci ketika kadang-kadang saya membaca ‘kenapa saya mengendarai motor (di antara balapan), itu berbahaya’, tapi itu adalah bagian dari pekerjaan kami. Tentu saja kami ingin berada di pantai dan bersantai, tapi di sana Anda tak bisa meningkatkan skill dan untuk meningkatkan skill Anda harus mengendarai motor dan berlatih di rumah,” ujar Marquez di Crash.net.

“Cedera bisa terjadi kapan saja, tapi Anda juga bisa cedera ketika memasak, seperti Cal!” canda pebalap Honda itu, merujuk pada insiden teririsnya jari Cal Crutchlow ketika menyiapkan makanan.

Lebih lanjut lagi, Marquez menyebut peluang Rossi menjadi juara dunia MotoGP musim ini berada dalam ancaman serius setelah kecelakaan yang dialami The Doctor.

“Jika dia hanya melewatkan balapan ini (MotoGP San Marino), mungkin dia masih punya peluang. Tapi, melewatkan dua balapan — saya pikir Anda kehilangan terlalu banyak poin,” ucapnya.

“Masalah lain untuknya adalah saingannya bukan cuma satu pebalap, tapi tiga atau empat pebalap — juga Dani (Pedrosa) — dan cukup sulit untuk mengejar ketertinggalan itu dan yang paling penting untuknya adalah pulih dengan baik dan kembali tangguh di masa mendatang,” kata Marquez

 

 

Dikalahkan Filipina, Tim Basket Putra Indonesia Raih Medali Perak

Dikalahkan Filipina, Tim Basket Putra Indonesia Raih Medali Perak

Kuala Lumpur – Tim basket putra Indonesia harus puas dengan medali perak di SEA Games 2017. Di laga final, Mario Wuysang dkk. harus mengakui keunggulan Filipina 55-94.

Dalam pertandingan di MABA Stadium, Sabtu (26/8/2017) malam WIB, Indonesia tertinggal 15-19 di akhir kuarter pertama. Di kuarter kedua, Indonesia yang hanya menambah 12 poin memasuki half-time dalam posisi mengejar 27-45.

Filipina kian menjauh di kuarter ketiga. Dengan tambahan 22 poin, Filipina membuat Indonesia tertinggal 38-67. Di kuarter terakhir, Indonesia hanya menambah 17 poin dan harus mengakui keunggulan Filipina.

Dengan demikian, Indonesia harus puas dengan medali perak. Pencapaian ini sama dengan SEA Games 2015 di mana Indonesia juga meraih perak usai kalah dari Filipina di final.

Di final kali ini, Diftha Pratama dan Sandy Febriansyakh Kurniawan menjadi penyumbang angka terbanyak untuk Indonesia dengan masing-masing 10 poin. Sementara dari kubu Filipina, Mike Tolomia jadi motor dengan sumbangan 20 poin.

Sementara itu, medali perunggu direbut oleh Thailand. Mereka memenangi pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Singapura dengan skor 65-55.

Dari basket putri, tim Indonesia juga naik podium dengan meraih medali perunggu. Indonesia memastikan posisi ketiga usai memenangi pertandingan terakhir melawan Singapura dengan skor 83-62.

Cabang basket putri menggunakan sistem round robin. Lewat kemenangan atas Singapura, Indonesia dipastikan finis ke peringkat tiga klasemen akhir dengan 10 poin dari enam pertandingan.

Medali emas direbut oleh Malaysia yang mengumpulkan 12 poin dari enam laga. Sementara medali perak jadi milik Thailand yang membukukan 10 poin. Meski jumlah poin sama dengan Indonesia, Thailand berhak menempati peringkat kedua karena unggul head-to-head.

Pertina Patungan Beri Bonus untuk Peraih Medali SEA Games 2017

Pertina Patungan Beri Bonus untuk Peraih Medali SEA Games 2017

Jakarta – Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) merasa prihatin dengan keterlambatan uang bonus petinju yang meraih medali di SEA Games 2017. Untuk mengobati kesedihan para petinju tersebut, Pengurus Pertina pun mengumpulkan sumbangan.

Ketiga petinju tersebut adalah Aldoms Sugoro peraih medali emas yang diberi bantuan sebesar Rp 120 juta, Sarohatua Lumbantobing peraih medali perak sebesar Rp 35,5 juta, dan Oscar Liam peraih medali perunggu sebesar Rp 12 juta yang langsung dikirimkan ke rekening masing-masing.

“Kami berpatungan bersama pengurus untuk memberikan bonus tersebut, sebagai penghargaan atas perjuangan mereka mengibarkan merah putih di SEA Games dan untuk memotivasi agar lebih berprestasi terutama di Asian Games tahun depan di Jakarta,” jelas Ketua Umum Pertina Johny Asadoma kepada detiksport, Kamis (7/9/2017).

Lebih lanjut lagi, Johny juga mengkritik Kemenpora dan Satlak Prima. Johny menilai, Kemenpora dan Satlak Prima kurang memerhatikan para petinju yang sudah berkontribusi besar.

“Ini sangat lamban. Malu kita sebagai bangsa yang besar, tapi kalah dengan negara lain. Itu baru di jajaran ASEAN, belum lagi di Asia dan dunia, memalukan,” katanya.

Johny merasa prihatin dengan kondisi para petinju yang kurang perhatian. Uang saku yang seharusnya segera dibayarkan, tidak juga bisa segera dinikmati oleh para petinju tersebut.

“Memprihatinkan, uang makan 7 bulan baru dibayar, itu pun tidak lunas. Kita masih utang, uang saku dibayar 3-4 bulan sekali,” imbuhnya.

Johny meminta agar ada reformasi total dalam dunia olahraga tanah air. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut, para atlet tentunya akan sangat kecewa dan merasa tidak termotivasi.

Mourinho Mengklaim Dirinya yang Bikin Real Madrid Sukses

Mourinho Mengklaim Dirinya yang Bikin Real Madrid Sukses

Manchester – Jose Mourinho mengklaim dirinya yang membuat Real Madrid berpretasi karena telah membuat pondasi skuat juara di Santiago Bernabeu.

“Saya mempersiapkan klub untuk meraih kesuksesan dan melakukannya dengan cara tersendiri. Ketika saya pergi, seorang manajer baru tiba di klub hebat tersebut. Saya mempersiapkan segala sesuatunya di klub itu bukan untuk jangka pendek,” kata Mourinho seperti dilansir Mirror, Rabu (6/9/2017).

“Jika Anda berada di sebuah klub satu atau dua tahun, atau pekerjaan apa pun, dan meninggalkan pondasi yang baik, klub akan menjadi lebih sukses dengan atau tanpa Anda. Itu bukan jangka pendek, tetapi untuk periode yang lama,” ujar pria yang kini menjadi manajer Manchester United itu menambahkan.

Real Madrid tidak mampu menandingi kekuatan Barcelona musim 2008-2009. Manajemen Los Blancos lantas menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih untuk mengangkat performa tim semusim berselang.

Selama melatih Real Madrid, Jose Mourinho mengantarkan Real Madrid menjuarai masing-masing satu Piala Super Spanyol, La Liga, dan Copa Del Rey. Namun, manajemen klub tidak puas dengan prestasi yang diraih dan memecat juru taktik Portugal itu per 30 Juni 2013.

Keputusan manajemen Real Madrid memecat Jose Mourinho berbuah manis. Berbagai gelar sukses diraih pada era Carlo Ancelotti dan Zinedine Zidane, antara lain tiga trofi Liga Champions, dua Piala Dunia Antarklub, hingga satu La Liga.

 

Presiden La Liga Peringatkan City soal Messi

Presiden La Liga Peringatkan City soal Messi

Jakarta Manchester City telah mengklaim komentar yang dilontarkan Presiden La Liga, Javier Tebas, tentang pengeluaran klub adalah fiksi. Sebelumnya, Tebas, yang berbicara pada sebuah acara Soccerex, mengatakan klub-klub superkaya termasuk City and Paris Saint-Germain berlaku tidak adil atas rival-rival mereka di Eropa terkait peraturan Financial Fair Play (FFP).

Tebas berkomentar secara khusus tentang rekor transfer dunia Neymar dari Barcelona ke PSG, dengan mengatakan tim Ligue 1 itu “kencing di kolam renang”.

Presiden La Liga yang terkenal vokal ini juga memperingatkan City terkait dengan langkah menakjubkan bagi Lionel Messi, yang memiliki klausul pelunasan mencapai 300 juta euro, lebih besar dari 222 juta euro yang dibayarkan untuk Neymar.

“Manchester City dengan semua uang minyak ini akan membawa semua pemain ini dan kami perlu melindungi diri,” kata Tebas.

City pun dengan cepat menanggapi tuduhan Tebas mengenai penggalangan dana oleh pemilik Sheikh Mansour, keluarga penguasa Abu Dhabi.

“Kami mencatat komentar publik yang dibuat oleh Mr Tebas hari ini dan awal pekan ini,” kata City Football Group dalam sebuah pernyataan, Rabu (6/9/2017).

“Pernyataan UEFA pada 4 September jelas dan berdasarkan pada informasi yang akurat. Sebaliknya, pernyataan Mr Tebas tidak mengetahui dan di beberapa bagian merupakan fiksi murni,” ia menambahkan.

Sementara itu, UEFA sedang menyelidiki PSG atas kesepakatan klub untuk Neymar dan Kylian Mbappe. Namun, mereka telah mengonfirmasi bahwa tidak ada penyelidikan semacam itu yang sedang dilakukan untuk memeriksa keuangan di Stadion Etihad.

Misi MU Akhiri Puasa Kemenangan di Markas Stoke

Misi MU Akhiri Puasa Kemenangan di Markas Stoke

Manchester – Manchester United sedang dalam laju kurang oke saat bertandang ke markas Stoke City. Akhir pekan ini, The Red Devils ingin menyudahi catatan buruk itu.

MU akan menjalani pertandingan keempat Liga Inggris musim ini melawan The Potters. Laga itu akan berlangsung di bet365 Stadium, Sabtu (9/9/2017) malam WIB.

Dalam empat pertandingan terakhir di markas Stoke, MU tak pernah menang. Rinciannya, mereka kalah dua kali dan menuai hasil imbang dua kali.

Penggawa Setan Merah, Ander Herrera, ingin menyudahi laju buruk itu. Dia berharap cuaca saat pertandingan cukup bagus hingga jalannya laga akan menjadi lebih mudah.

“Premier League sangat panjang dan setiap tim bisa mengalahkan Anda,” kata Herrera di situs resmi MU.

“Sekarang, kami harus menghadapi Stoke, dan kami sudah empat musim tak pernah menang di sana. Ini merupakan awal yang bagus (untuk memulai musim), tapi kami tak bisa bersantai.”

“Kami siap untuk menghadapi mereka, dan semoga cuaca di sana tidak buruk, sangat susah untuk memainkan laga. Kami siap. Tak ada alasan –akan mencoba untuk memetik kemenangan di sana. Kami Manchester United, jadi kami tidak takut,” pemain asal Spanyol itu menambahkan.

Presiden La Liga: PSG dan City Bisa Hancurkan Sepakbola

Presiden La Liga: PSG dan City Bisa Hancurkan Sepakbola

Jakarta – Presiden La Liga, Javier Tebas, terus mengecam aktivitas transfer Paris Saint-Germain dan Manchester City. Kedua klub itu dinilai bisa menghancurkan sepakbola.

Tebas meminta UEFA mengusut City terkait dugaan pelanggaran FFP. Alasannya, The Citizen kembali menggelontorkan banyak uang untuk belanja.

Di musim panas ini, City menghabiskan dana 244 juta euro atau setara Rp 3,8 triliun. Uang sebanyak itu digunakan untuk mendatangkan Kyle Walker, Benjamin Mendy, Bernardo Silva, Ederson dan Danilo.

UEFA kini tengah menyelidiki Paris Saint-Germain terkait transfer Neymar dan Kylian Mbappe. Untuk City, mereka sudah menegaskan tidak akan menggelar investigasi.

“UEFA dan institusi lain, seperti Uni Eropa, perlu menyelidiki. Ini saat di mana klub sepakbola punya kemampuan bersaing, tapi bukan dari klub itu sendiri. PSG dan Manchester City sekarang adalah Chelsea di masa lalu,” Tebas mendesak seperti dilansir Manchester Evening News.

“Tidak mungkin PSG punya lebih banyak pendapatan dari sponsor daripada Manchester United. Ini adalah doping keuangan.”

“Andai United yang membeli Neymar dari Barcelona, kami tidak akan mengeluh sebab hal itu akan sesuai dengan peraturan. Ada risiko luar biasa bila uangnya berasal dari negara bagian dan pemerintah,” Tebas menambahkan.

Sejak dibeli Sheikh Mansour pada tahun 2001, City memang terus menghambur-hamburkan uang. Sama halnya dengan PSG sejak dibeli Qatar Sports Investment pada 2011. Tebas menilai itu perlahan akan menghancurkan bisnis sepakbola.

“Manchester City mengeluarkan uang hampir 1.000 juta euro dalam transfer sementara PSG hampir 950 juta euro. Jika tidak dikendalikan, industri ini akan rusak,” Tebas melanjutkan.

“Klub-klub ini menertawakan sistem, mereka ibarat mengencingi kolam renang. Neymar pun terkena imbasnya. Kami tidak bisa terima ini,” Tebas menegaskan.

Neymar Ejek Presiden Barca

Neymar Ejek Presiden Barca

Barcelona – Neymar mengejek Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu di media sosial. Itu masih terkait transfernya ke Paris saint-Germain di musim panas ini.

Neymar pindah ke PSG dengan harga 222 juta euro atau sekitar Rp 3,5 triliun. Sempat mati-matian mempertahankan Neymar, Barca akhirnya menyerah ketika klausul rilis penyerang asal Brasil itu ditebus.

Bartomeu kemudian mengatakan, Barca membuat kesalahan soal transfer Neymar. Menurutnya, Barca terlalu bergantung pada Neymar beserta ayahnya dalam hal mengambil keputusan.

Hal itu diutarakan Bartomeu kepada Sport. Komentar Bartomeu itu lantas dijadikan unggahan Esporte Interativo di Instagram.

Tak dinyana, Neymar mengomentari unggahan itu. Ia menulis dalam bahasa Spanyol yang artinya, “Presiden ini adalah lelucon,” tulis Neymar lewat akun neymarjr, seperti dikutip FourFourTwo.

Transfer Neymar membuat PSG kini diselidiki UEFA. Raksasa Ligue 1 itu diinvestigasi terkait dugaan adanya pelanggaran Financial Fair Play saat membeli pemain berusia 25 tahun itu