Madrid Sedang Melempem di Bernabeu

Madrid Sedang Melempem di Bernabeu

Madrid – Real Madrid belum juga menang di Santiago Bernabeu di La Liga 2017/2018. Ini menjadi start terburuk Madrid di kandang dalam lebih dari 20 tahun.

Madrid kembali gagal menang saat memainkan laga kandang di La Liga musim ini. Menjamu Real Betis di Santiago Bernabeu, Kamis (21/9/2017) dini hari WIB, Los Blancos takluk 0-1.

Ini berarti Madrid sudah tidak menang dalam tiga pertandingan kandang La Liga di awal musim ini. Sebelum dikalahkan Betis, Sergio Ramos dkk. diimbangi Valencia dan Levante.

Serangkaian hasil ini jadi start terburuk Madrid di kandang di La Liga sejak 1995/1996. Kala itu, Madrid mengawali laga-laga kandang di La Liga dengan dua kekalahan dan satu hasil imbang. Demikian seperti dilansir Marca.

Di musim itu, Madrid pada akhirnya menutup La Liga dengan finis di peringkat enam. Mereka terpaut 17 poin dari Atletico Madrid yang menjadi juara di musim itu.

Saat ini Madrid tertahan di peringkat tujuh klasemen dengan delapan poin dari lima pertandingan. Tim arahan Zinedine Zidane itu tertinggal tujuh angka dari Barcelona yang memuncaki klasemen berkat laju yang masih sempurna.

“Jelas kami harus menghadapinya. Sudah ada tiga pertandingan, start kami di liga di kandang sendiri tidak cukup bagus,” Zidane mengatakan seperti dilansir Marca.

“Kami tidak mengira akan seperti ini, tapi kami tidak bisa mengubahnya. Yang bisa kami ubah adalah pertandingan berikutnya, yang akan kami hadapi dengan menampilkan yang terbaik. Dan di laga kandang berikutnya di liga, kami harus melakukan segalanya untuk menang.”

Adaptasi Lancar, Paulinho Bidik Gelar Bersama Barcelona

Adaptasi Lancar, Paulinho Bidik Gelar Bersama Barcelona

Barcelona – Paulinho berterima kasih pada rekan-rekan setimnya di Barcelona, yang membantunya beradaptasi. Menurut Paulinho, bersama para pemain hebat, tidak sulit untuk cepat beradaptasi.

Barcelona membeli Paulinho dari Guangzhou Evergrande seharga 40 juta euro. Sempat diragukan, Paulinho belakangan mampu membuktikan kualitasnya di lini tengah Blaugrana.

Pemain internasional Brasil ini mencetak dua gol pada dua laga terakhir bersama Barcelona. Dia memuji rekan-rekan setim barunya dan berambisi mengangkat trofi bersama klub asal Katalan ini.

“Sambutan untuk saya fantastis dan saya sangat bersyukur. Bermain dengan pemain-pemain hebat selalu membuat segalanya lebih mudah,” ucap Paulinho, seperti dilansir Football Espana.

“Semua orang membantu saya untuk cepat beradaptasi dengan tim. Itu penting bahwa semua orang merasa senang,” katanya.

Mantan pemain Tottenham Hotspur ini menyatakan siap membantu rekan-rekan setimnya mencapai tujuan di akhir musim. Paulinho juga terkesan ketika berada satu tim dengan Lionel Messi.

“Bermain dengan Lionel Messi? Itu spesial berada satu tim dengan pemain terbaik di dunia,” ungkap pemain berusia 29 tahun ini.

Pelatih Spanyol Minta Costa Berdamai dengan Chelsea

Pelatih Spanyol Minta Costa Berdamai dengan Chelsea

Madrid – Pelatih Spanyol, Julen Lopetegui enggan menjami posisi Diego Costa di tim nasional bila tidak berdamai dengan Chelsea.

Diego Costa berulang kali menyatakan keinginannya untuk kembali memperkuat Atletico Madrid. Chelsea bersedia memenuhi kemauan sang pemain asalkan Diego Costa mau kembali ke London dan Atletico Madrid melayangkan tawaran yang pantas untuk penyerang kelahiran Brasil tersebut.

 

“Diego Costa mengalami situasi yang aneh bersama Chelsea. Tetapi, dia masih berstatus sebagai pemain klub tersebut. Jadi Diego harus menghormati kontraknya,” ujar Lopetegui seperti dilansir dari Mirror.

“Harapan saya adalah dia bisa menyelesaikan masalah tersebut dalam waktu yang singkat. Dengan bagitu, dia bisa berlatih seperti seharusnya dan kembali merasakan laga kompetitif sehingga bisa kembali ke timnas.”

“Saat ini, saya tidak akan memanggilnya karena ia tidak siap. Itulah realitasnya dan kami harus menghadapi situasi tersebut. Dia harus kembali berlatih dan bermain jika ingin mendapat panggilan kembali,” ungkap Lopetegui.

Saat ini, Diego Costa masih berada di Brasil dan enggan memenuhi panggilan Chelsea untuk kembali ke London. Hal tersebut dikarenakan keputusan Antonio Conte yang tidak laga memerlukan jasanya.

Menanti Aksi Cristiano Ronaldo di La Liga

Menanti Aksi Cristiano Ronaldo di La Liga

Jakarta – Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo, sudah selesai menjalani masa hukuman di kompetisi domestik. Aksi Ronaldo pun sudah dinanti para pendukung El Real.

Ronaldo mendapatkan hukuman lima pertandingan karena mendorong wasit usai mendapatkan kartu kuning kedua di pertandingan leg 1 antara Madrid melawan Barcelona. Di laga pertengahan Agustus lalu, Madrid menang 3-1.

Selama tak diperkuat oleh Ronaldo, Madrid dua kali terpeleset di Liga Spanyol. Mereka menuai dua hasil imbang secara berurutan ketika menjamu Levante dan Valencia.

Lini depan Madrid kian mengalami situasi yang kurang mengenakan dengan cedera yang dialami oleh Karim Benzema. Pilihan pelatih Madrid, Zinedine Zidane, tinggal ada pada Borja Mayoral untuk mengisi posisi penyerang tengah.

Kendati cuma mempunyai pilihan terbatas, produktivitas Madrid sebenarnya cukup oke. Mereka mampu mencetak sembilan gol, atau rata-rata lebih dari dua gol.

Tapi jika dibandingkan dengan rival abadi mereka, Barcelona, Madrid kalah jauh. Los Cules sudah mencetak 17 gol di La Liga, sembilan di antaranya dibukukan oleh Lionel Messi.

Saat Ronaldo bermain, Madrid langsung bisa memutus laju hasil imbang. Los Blancos memetik kemenangan atas APOEL di matchday 1 Liga Champions. Madrid menang 3-0, Ronaldo membukukan sepasang gol.

Ronaldo merupakan penyumbang gol terbanyak Madrid dalam satu windu terakhir. Dia menggaransi lebih dari 30 gol untuk Madrid di setiap musim. Catatan gol terbanyaknya di musim 2014/2015, saat menyumbangkan 61 gol.

Pertandingan antara Madrid melawan Real Betis menjadi penanda kembalinya Ronaldo di Liga Spanyol musim ini. Pertandingan di Santiago Bernabeu, Kamis (21/9/2017) dini hari WIB, akan menjadi panggung Ronaldo pertama di La Liga 2017/2018.

Messi Sudah Tembus 300 Gol di Camp Nou

Messi Sudah Tembus 300 Gol di Camp Nou

Barcelona – Empat gol dicetak Lionel Messi ketika Barcelona meluluhlantakkan Eibar. Ini membuat koleksi gol Messi di Camp Nou untuk Barca sekarang sudah menembus 300 gol.

Barca melanjutkan start 100% di La Liga awal musim ini berkat kemenangan telak 6-1 saat menjamu Eibar, Rabu (20/9/2017) dini hari WIB. Messi mencetak gol pertama Blaugrana dari titik putih, ditambah dengan tiga gol terakhir timnya.

Dengan tambahan empat gol di pertandingan itu, kali ke-20 Messi mencetak minimal tiga gol dalam sebuah laga bersama klubnya, pemain asal Argentina tersebut sekarang sudah mengoleksi tepat 300 gol untuk Barcelona saat bermain di Camp Nou.

FCBarcelona.com mencatat, gol Messi yang ke-300 berjarak 12 tahun dari gol pertamanya. Ia mencetak gol perdana buat Barca saat melawan Albacete pada 1 Mei 2005, atau tepatnya 4.524 hari silam.

Jumlah gol Messi di Camp Nou bahkan bertambah banyak jika menghitung pertandingannya di level tim nasional. Bersama Argentina, ia pernah mencetak dua gol di kandang Barcelona tersebut. Artinya, Messi total sudah punya koleksi 302 gol di Camp Nou.

Romelu Lukaku Jadi Korban Rasis Suporter MU

Romelu Lukaku Jadi Korban Rasis Suporter MU

Manchester – Lembaga antirasisme dan diskriminasi sepak bola dunia, Kick It Out, telah memperingatkan Manchester United (MU) menyusul keluhan nyanyian bernada rasisme yang ditujukan kepada penyerang tim kesayangannya sendiri, Romelu Lukaku.

Ini berawal dari munculnya sebuah video saat MU menjamu Everton, Minggu lalu. Terlihat sebagian kecil suporter MU menyanyikan sebuah lagu yang dinilai mengandung rasisme.

Kick It Out kemudian menyatakan akan bekerja sama dengan klub dan Asosiasi Sepak Bola (FA) untuk mengatasi masalah tersebut. Dan, telah meinta agar menghukum pelaku.

dugaan rasis oleh pendukung Manchester United yang muncul pada Rabu malam (13 September),” kata kelompok tersebut dalam sebuah pernyataan kepada Omnisport, Selasa (19/9/2017).

“Lirik yang digunakan dalam nyanyian itu menyinggung dan diskriminatif. Stereotip rasis tidak pernah diterima sepak bola atau masyarakat luas, terlepas dari niat untuk menunjukkan dukungan bagi seorang pemain.”

“Kami telah menghubungi Manchester United (MU) mengenai masalah ini dan akan bekerja sama dengan mereka dan FA untuk memastikan hal tersebut ditangani dengan cepat.

Lukaku sebenarnya tengah menikmati kesuksesan dalam karirnya di MU sejak menandatangani kontrak dari Everton. Dia sudah mencetak lima gol dalam banyak penampilan di Liga Inggris.

Ketajaman Lukaku membantu MU memuncaki klasemen Liga Inggris bersama Manchester City. Setan Merah menang empat kali dan sekali imbang dari lima laga.

Di Liga Champions, eks pemain Chelsea itu juga tajam. Lukaku mampu mencetak satu gol saat MU mengalahkan klub Swiss Basel 3-0 pekan lalu.

Ketajaman Lukaku di awal musim ini menjadi bukti bahwa MU tak salah mengeluarkan dana 75 juta pound sterling untuk membelinya dari Everton di bursa transfer musim panas lalu. MU harus menyalip Chelsea demi memiliki Lukaku.

Banting Setir Jadi Petinju, Ferdinand Diejek Legenda MU

Banting Setir Jadi Petinju, Ferdinand Diejek Legenda MU

Manchester – Meski tak berada dalam satu tim lagi, hubungan para legenda Manchester United (MU) tetap akrab. Salah satunya hubungan antara Gary Neville dan Rio Ferdinand.

Baru-baru ini, Ferdinand memutuskan banting stir menjadi petinju. Keputusan ini pun dijadikan bahan lelucon oleh Neville.

Ferdinand mengumumkan kepindahannya ke ring tinju lewat akun twitternya @rioferdy5. “Akhirnya, tak sabar untuk memulai dengan tim @betfair bersama dengan @richiewoodhall dan @meldaine,” tulis Ferdinand.

Kicauan ini pun ditanggapi oleh Neville. Ia mempertanyakan apakah Ferdinand akan meminta bantuan Nemanja Vidic saat berlaga di ring tinju. “Saat Anda bertinju, apakah Vidic akan datang dan meninju lawanmu saat Anda bekerjasama dengan saya,” tulis Neville.

Neville, Vidic, dan Ferdinand bersama dengan Patrice Evra pernah menjadi benteng tangguh di lini belakang (MU). Di bawah asuhan Sir Alex Ferguson, keempatnya menjadi benteng yang sulit ditembus oleh striker-striker lawan.

Keempatnya juga sukses mempersembahkan berbagai trofi buat MU. Salah satu yang cukup berkesan adalah saat keempatnya mempersembahkan double winners (trofi Liga Champions dan Liga Inggris) di musim 2007/08.

Dembele Cedera, Barca Bisa Hemat Rp 158 M

Dembele Cedera, Barca Bisa Hemat Rp 158 M

Barcelona – Barcelona diperkirakan akan kehilangan Ousmane Dembele dalam waktu yang cukup lama. Tapi, hal itu bikin Blaugrana hemat 10 juta euro.

Dembele merupakan pemain yang baru didatangkan Barca dari Borussia Dortmund pada Agustus lalu dengan nilai 105 juta euro. Jumlah itu membuat Dembele jadi pemain termahal kedua setelah Neymar.

Dari penjualan pemain asal Prancis itu, Dortmund bisa saja mendapatkan nominal lebih besar. Ada kesepakatan mengenai berbagai variabel transfer yang bisa mencapai maksimal sekitar 40 persen. Menurut Marca, salah satunya tambahan 10 juta euro (sekitar Rp 158,6 miliar) jika Dembele main sampai 50 pertandingan.

Akan tetapi, tambahan sebesar 10 juta euro itu tampaknya tidak akan didapat Dortmund. Pasalnya, Dembele sekarang mengalami cedera hamstring dan terancam absen hingga empat bulan.

Jika benar-benar absen hingga empat bulan, Dembele pun akan melewatkan banyak pertandingan. Meski nantinya setelah pulih main terus hingga akhir musim, dia kemungkinan besar tak akan mengoleksi 50 penampilan bersama Barca pada musim ini.

Saat ini Barca sudah mengirim Dembele ke Finlandia untuk menjalani operasi. Pemain 20 tahun itu akan ditangani langsung oleh dokter spesialis, yakni dr. Sakari Ovara.

Membandingkan Statistik Penalti Cavani dengan Neymar

Membandingkan Statistik Penalti Cavani dengan Neymar

Jakarta – Dua pemain Paris Saint-Germain, Edinson Cavani dan Neymar, sempat terlibat insiden rebutan penalti akhir pekan lalu. Sebenarnya bagaimana statistik penalti mereka berdua?

Sejak membela PSG pada musim panas 2013, Cavani terbilang punya statistik penalti impresif. Menurut data transfermarkt.com, penyerang 30 tahun itu sudah membuat 22 penalti sukses buat PSG maupun timnas Uruguay di seluruh ajang. Tiga di antaranya terjadi pada musim 2017/2018 ini; kesemuanya untuk PSG dengan rincian satu di Liga Champions dan dua di ajang Ligue 1.

Dalam kurun waktu tersebut, Cavani baru tiga kali luput mengeksekusi penalti. Salah satunya terjadi akhir pekan lalu, ketika ada insiden rebutan penalti dengan Neymar dalam kemenangan 2-0 atas Lyon di laga Ligue 1. Kegagalan Cavani dari titik 12 pas sebelum itu terjadi pada 6 Mei 2017, dalam kemenangan 5-0 atas Bastia di partai Ligue 1.

Artinya, sejak musim panas 2013 sampai sekarang Cavani sudah mencatatkan 22-3 (sukses-gagal) dalam urusan mengeksekusi penalti. Persentase kesuksesannya mencapai 88%.

Sekarang mari menilik statistik penalti Neymar dalam kurun waktu yang sama, di level klub maupun tim nasional Brasil, masih dengan menggunakan data dari transfermarkt.com.

Semenjak musim panas 2013, Neymar sudah sukses menjadi algojo dalam 16 kesempatan di seluruh ajang. Penalti sukses terakhirnya adalah pada 8 Maret 2017 di ajang Liga Champions, untuk Barcelona dalam kemenangan 6-1 atas PSG yang kini jadi klubnya.

Dalam kurun waktu tersebut, pemain 25 tahun itu juga sudah enam kali gagal menjalankan tugas sebagai eksekutor. Kegagalan terakhirnya adalah pada 19 Oktober 2016 ketika Barcelona menang 4-0 dari Manchester City di Liga Champions.

Dengan demikian, pada periode ini Neymar memiliki catatan mengeksekusi penalti 16-6 (sukses-gagal). Ia memiliki persentase kesuksesan sebesar 72%.

Maka, menilik statisik, Cavani pada dasarnya punya catatan lebih baik daripada Neymar dalam mengeksekusi penalti dalam kurun waktu musim panas 2013 sampai sekarang.

Pelatih PSG Unai Emery sendiri sebelumnya sudah menegaskan agar Cavani dan Neymar lebih dulu berusaha menyelesaikan perdebatan jatah penalti, agar tak rebutan lagi. Jika gagal barulah Emery yang akan memutuskan, dan statistik penalti di antara Cavani dan Neymar tentu akan jadi bahan pertimbangan.

Hazard: Dilatih Conte, Chelsea Bisa Main dengan Mata Tertutup

Hazard: Dilatih Conte, Chelsea Bisa Main dengan Mata Tertutup

London – Antonio Conte dikenal sangat intens dalam latihan. Menurut Eden Hazard, itulah yang membuat para pemain Chelsea bisa sangat memahami taktik Conte.

Conte direkrut Chelsea jelang musim 2016/2017. Sejak awal, manajer asal Italia itu tak ragu untuk memberi porsi latihan yang berat kepada anak-anak didiknya.

Sesi latihan Conte dikenal sangat fokus pada pemahaman taktik. Para pemain The Blues akan terus-menerus ditempa dengan taktik yang diinginkan Conte selama berjam-jam.

Conte juga sangat vokal dalam sesi latihan. Dia tidak ragu untuk terlibat langsung dengan memberikan masukan kepada para pemain.

Hazard mengakui sesi latihan Conte amat berat. Tapi berkat itulah Chelsea disebut Hazard bisa jadi juara Premier League musim lalu.

“Kami banyak bekerja. Dalam latihan tidak selalu mudah, latihan berjam-jam, tapi itu membuahkan hasil di atas lapangan. Kami bermain baik, kami juara tahun lalu. Anda bisa lihat itulah kunci kesuksesan: kerja,” Hazard mengatakan kepada SFR Sport seperti dilansir ESPN FC.

“Ada banyak latihan taktik. Sebagai penyerang, harus berlari, bertahan, dan semuanya itu tidak selalu menyenangkan, tapi paling tidak di akhir pekan Anda tahu persis apa yang akan dilakukan, Anda bahkan bisa menutup mata dan bermain. Itu bagus,” katanya.