Pogba dan Lukaku Bikin MU Ketagihan Beli Pemain Mahal

Pogba dan Lukaku Bikin MU Ketagihan Beli Pemain Mahal

Jakarta Manchester United (MU) berniat membeli pemain mahal lagi tahun 2019 nanti. Setan Merah berencana memboyong penyerang Atletico Madrid Antoine Griezmann dan winger Real Madrid Gareth Bale sekaligus.

MU sukses besar saat merekrut Paul Pogba dari Juventus tahun lalu dan penyerang Everton Romelu Lukaku. Kedua klien super agen Mino Raiola itu langsung memberi keuntungan besar bagi MU.

Meski harus mengeluarkan dana sekitar 200 juta pound untuk membeli Pogba dan Lukaku, MU cepat balik modal berkat penjualan replika jersey Pogba dan Lukaku yang laris manis.

Sukses dari segi komersial membuat MU ketagihan membeli pemain bintang berharga mahal. The Manchester Evening News melaporkan MU berniat merekrut Griezmann dan Bale sekaligus tahun depan.

MU yakin biaya besar yang dikeluarkan untuk Griezmann dan Bale akan dengan cepat tertutupi dengan penjualan replika jersey kedua pemain tersebut.

Bale sendiri diketahui memang berniat kembali ke Inggris. Pria Wales itu tidak terlalu sukses di Madrid. Dia selalu berada di bawah bayang-bayang Cristiano Ronaldo.

Sedangkan Griezmann nyaris dibeli MU tahun ini. Namun karena Atletico terkena sanksi dari FIFA maka pemuda Prancis itu akhirnya bertahan di Vicente Calderon.

Mueller Pertimbangkan Hengkang dari Bayern

Mueller Pertimbangkan Hengkang dari Bayern

Munich – Karier Thomas Mueller di Bayern Munich belakangan tengah tak bagus. Maka wajar Mueller mempertimbangkan kans untuk pergi dari klub itu.

Sejak Bayern dilatih Carlo Ancelotti, karier Mueller memang menurun drastis. Perubahan posisi main membuatnya tak tampil maksimal di mana dia hanya bikin lima gol di Bundesliga musim lalu serta sempat menjalani periode puasa gol selama hampir 1.000 menit.

Peruntungan Mueller pun tak berubah musim ini ketika dia belum mencetak satu gol pun. Sementara persaingan di lini serang makin ketat dengan adanya James Rodriguez.

Anomali Mueller ini lantas membuat kesempatan mainnya pun berkurang dan Ancelotti terkadang memprioritaskan Franck Ribery, Arjen Robben, atau Kingsley Coman.

Terkait kondisinya saat ini, Mueller pun tak menutup keinginan jika suatu saat dia pergi dari Bayern andai ada tawaran yang memuaskan.

“Tentu saja, itu sebuah kemungkinan (pindah dari Bayern). Ketika waktu saya sudah habis, maka itulah saatnya. Schweinsteiger sudah 10 tahun di sini dan akhirnya pergi dua tahun lalu, kemudian ada pemain yang menggantikan,” ujar Mueller di Soccernet.

“Tentu saja itu berlaku sama untuk saya. Jika saya meninggal besok, maka saya akan dimakamkan, jika tidak maka di hari Jumat tetap ada 11 pemain yang sama di lapangan. Seperti itulah kehidupan,” sambungnya.

“Untuk saat ini, saya rasa itu tidak akan terjadi karena saya sangat bahagia di sini. Meski demikian, saya tidak bilang ini adalah sebuah kepastian.”

“Jika hidup membawa Anda ke arah yang lain, maka saya akan coba membuat diri nyaman di sana. Saya juga berprinsip sama di sini, menikmati yang indah-indah setiap harinya,” tutup Mueller.

Mueller sudah membuat 161 gol dari 399 penampilan di seluruh kompetisi. Dia menyumbangkan enam titel Bundesliga dan satu trofi Liga Champions.

Klopp Tegaskan Lagi Coutinho Bakal Main Lawan Sevilla

Klopp Tegaskan Lagi Coutinho Bakal Main Lawan Sevilla

Liverpool – Publik kembali bertanya-tanya apakah Philippe Coutinho bakal main lawan Sevilla di Liga Champions. “Dia bakal bermain,” demikian tegas manajer Juergen Klopp.

Coutinho sudah kembali lagi ke Liverpool setelah saga transfer yang melelahkan antara klubnya dengan Barcelona. Keinginannya pindah ke klub Catalan itu tidak dikabulkan Liverpool.

Setelah kembali ke Liverpool, pertanyaannya adalah apakah klub serta Klopp bakal menerimanya lagi? Terlebih Coutinho sempat meminta dijual ke Barca.

Belum lagi fakta kalau Coutinho masih saja belum dimainkan saat Liverpool dihantam Manchester City lima gol tanpa balas akhir pekan kemarin.

Terkait Coutinho, Klopp menegaskan lagi kalau keputusan itu diambil karena si pemain belum fit betul meski sempat bermain bareng timnas Brasil di Kualifikasi Piala Dunia 2018. Maka itu Klopp memutuskan Coutinho agar berlatih lebih intens lagi di Melwood.

Hal itu dilakukan agar Coutinho siap sepenuhnya untuk bermain di Matchday I Grup F Liga Champions kontra Sevilla di Anfield, Kamis (14/9/2017) dinihari WIB besok.

“Saya membuat keputusan ini demi kepentingan tim musim ini. Dia baru saja kembali dari perjalanan panjang, setelah dua kali main sebagai pengganti dan tiga minggu tak berlatih,” tutur Klopp di Soccernet.

“Kami main haru Rabu, main haru Sabtu, kami terus menerus bermain. Saya akan menjalani situasi seperti ini untuk tiga-empat pekan ke depan,” sambungnya.

“Kami pikir sudah bagus memberinya tiga atau empat hari latihan lalu dia bisa dimainkan, itu kabar yang sangat bagus.”

“Phil itu pemain fantastis, dan semoga saja kami bisa segera memainkannya,” tutupnya.

Penyebab Lorenzo Jatuh di MotoGP San Marino

Penyebab Lorenzo Jatuh di MotoGP San Marino

Misano- Jorge Lorenzo mengalami mimpi buruk di MotoGP San Marino. Pembalap Ducati Corse itu terjatuh di lap ketujuh sehingga gagal meraup poin di Sirkuit Misano.

Lorenzo sebenarnya tampil kompetitif di balapan seri 13 ini. Dia bahkan mampu memimpin balapan di lap pertama dan mengatur catatan waktu yang baik mengingat ia unggul empat detik dari Danilo Petrucci dan Marc Marquez.

Saat tengah asyik memimpin balapan, petaka datang di lap ketujuh. Ya, Lorenzo kehilangan kendali dan terlempar dari motor Desmocedici GP17. Dia sangat kesal dengan apa yang terjadi.

“Sayang sekali saya mengalami kecelakaan. Padahal motor melaju dengan sangat baik dan saya mengendarai dengan cukup tenang atau tanpa terlalu banyak mengambil risiko dan mencoba mengatur ban dengan baik. Tapi, pada titik tertentu saya kehilangan konsentrasi untuk mengubah pemetaan ke konfigurasi elektronik yang berbeda lantaran saya menggunakan rem belakang dengan cara yang berbeda. Itulah yang membuat saya jatuh,” sesal Lorenzo seperti dikutip dari laman resmi Ducati, Senin (11/9/2017).

“Saya sangat kecewa dengan hal itu, karena saya pikir saya bisa memenangkan balapan dengan jarak jauh dan malah harus berhenti. Dalam kondisi trek seperti itu, Anda harus menerima bahwa hal-hal ini bisa terjadi.”

Hasil ini membuat Lorenzo terpuruk di posisi sembilan dengan koleksi 90 angka. Dia tertinggal 109 poin dari pemuncak klasemen MotoGP 2017, Marquez dan Andrea Dovizioso.

Legenda Liverpool Berharap Klopp Hadirkan Trofi Liga Champions

Legenda Liverpool Berharap Klopp Hadirkan Trofi Liga Champions

Dukungan morel diberikan eks pemain Liverpool, Luis Garcia kepada Jurgen Klopp. Dia berharap Klopp mampu membawa The Reds kembali berjaya di Liga Champions.

2005, Luis Garcia ikut membawa AC Milan merebut trofi Liga Champions. Saat itu, The Reds mengalahkan AC Milan lewat adu penalti usai imbang 3-3 hingga perpanjangan waktu.

Setelah keberhasilan tersebut, prestasi Liverpool merosot. Prestasi terbaik The Reds adalah memenangi Piala Liga Inggris pada musim 2011-2012.

“Menurut saya, baginya (Jurgen Klopp), ini akan menjadi musim yang baik. Dia berada di klub ini hampir dua tahun. Dia membangun tim hampir sama seperti di Jerman dan dia berada di jalur yang tepat untuk membuat klub meraih sukses,” kata Luis Garcia.

“Jika Anda melihat pemain dan performa mereka, mengapa tidak?” Luis Garcia menambahkan ketika ditanya mengenai peluang Liverpool menjuarai Liga Champions, musim ini.

“Ketika saya di sini, tidak ada orang di Eropa yang benar-benar mengenal saya, hingga kami mencapai final pada 2005. Semua orang terkejut. Namun menurut saya, tim sekarang jauh lebih baik,” tutur Luis Garcia.

Liverpool menempati grup E Liga Champions 2017-2018 bersama Sevilla, Maribor, dan Spartak Moscow. The Reds akan menjamu Sevilla, di Stadion Anfield, pada laga perdana, 14 September mendatang.

Madrid Fokus Dulu ke Liga Champions Setelah Seri Lagi di La Liga

Madrid Fokus Dulu ke Liga Champions Setelah Seri Lagi di La Liga

Madrid – Real Madrid meraih hasil seri selama dua laga terakhir La Liga. El Real ingin segera balik ke jalur kemenangan, tapi kini fokus dulu ke Liga Champions.

Hal itu di antaranya ditegaskan oleh Theo Hernandez, salah satu rekrutan baru Madrid musim panas ini. Pemain bertahan berusia 19 tahun itu tampil sedari menit pertama saat Madrid berimbang 1-1 dengan Levante di Santiago Bernabeu, Sabtu (9/9/2017).

Menurut ESPNFC, Madrid sebenarnya mendominasi penguasaan bola 68%-32% atas tamunya. Sang tuan rumah juga melepaskan 18 tembakan yang 10 di antaranya mengarah ke target. Levante sebaliknya cuma punya dua tembakan ke arah sasaran dari total lima tembakan.

Meraih hasil seri lagi, setelah pada jornada sebelumnya juga diredam Valencia yang datang bertamu, juara bertahan Madrid ingin bisa segera kembali meraih poin penuh di La Liga kendatipun kini harus fokus dulu ke Liga Champions.

“Saya gembira dengan pertandingan pertama masuk starting XI, tapi hari ini kami juga terluka dengan hasil seri,” kata Theo Hernandez di RealMadrid.com.

“Kami akan terus berusaha meraih tiga poin di setiap pekannya tapi sekarang kami akan fokus ke pertandingan hari Rabu malam di Liga Champions.”

“Kami sudah memainkan gaya sendiri, yang membuat kami membuat sejumlah peluang tapi kami gagal mengonversinya dan Levante mampu memaksimalkan satu peluangnya,” tuturnya.

Madrid, juga juara bertahan di Liga Champions, akan berhadapan dengan APOEL di partai matchday pertama ajang tersebut. Pertandingan bakal dihelat di Santiago Bernabeu, Kamis (14/9/2017) dini hari WIB.

Immobile Hat-trick, Lazio Hajar Milan 4-1

Immobile Hat-trick, Lazio Hajar Milan 4-1

Roma – Lazio membukukan kemenangan meyakinkan atas AC Milan dengan skor 4-1. Ciro Immobile menjadi bintang kemenangan Lazio dengan mencetak hat-trick.

Pertandingan giornata 3 Serie A antara Lazio dan Milan di Stadion Olimpico, Minggu (10/9/2017) malam WIB, sempat tertunda selama satu jam. Itu dikarenakan cuaca buruk yang melanda kota Roma.

Lazio menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Dua gol Lazio diborong oleh Immobile masing-masing di menit ke-38 dan 43.

Di awal babak kedua, Lazio langsung mencetak dua gol lagi lewat Immobile dan Luis Alberto. Sementara itu, Milan hanya mampu mencetak satu gol balasan lewat sepakan Riccardo Montolivo di menit ke-56.

Dengan kemenangan ini, Lazio bertengger di peringkat ketiga klasemen dengan tujuh poin dari tiga laga. Sementara Milan tertahan di posisi keenam dengan enam poin.

Dalam laga ini, Lazio tak diperkuat oleh Felipe Anderson dan Luis Nani yang cedera. Sementara Lucas Biglia dipasan Milan sejak menit pertama untuk menghadapi bekas klubnya itu.

Lazio sempat mengancam gawang Milan setelah tendangan sudut yang gagal diantisipasi dengan baik oleh Gianluigi Donnarumma. Tapi Bastos yang ada di depan gawang tak mampu memaksimalkan peluang menjadi gol.

Sementara itu, Milan kesulitan saat menyerang. Mereka kesulitan membongkar pertahanan Lazio sehingga beberapa kali melepaskan umpan panjang.

Lazio yang terus menekan kemudian mendapat hadiah penalti di menit ke-38. Wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran yang dilakukan Franck Kessie kepada Luis Alberto.

Ciro Immobile yang maju sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya. Dia sukses menaklukkan Donnarumma untuk membawa Lazio unggul 1-0.

Dua menit jelang turun minum, Immobile kembali menjebol gawang Milan. Gol untuk Lazio itu berawal dari Senad Lulic yang mampu dengan leluasa mengirim umpan ke kotak penalti dari sisi kanan. Immobile langsung menyambut bola dari Lulic itu dengan tendangan voli.

Hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai, Immobile kembali bikin gol untuk mengukir hat-trick. Kali ini dia memaksimalkan umpan terobosan dari Marco Parolo untuk menaklukkan Donnarumma dari jarak dekat.

Di menit ke-49, Donnarumma harus memungut bola dari gawangnya untuk keempat kalinya. Gawangnya kembali bergetar setelah dijebol Luis Alberto. Immobile yang menerima sebuah umpan panjang langsung membawa bola sampai kotak penalti. Dia kemudian mengoper kepada Luis Alberto yang muncul dari belakang dan langsung menyambarnya.

Tertinggal empat gol, Milan melakukan dua pergantian pemain sekaligus. Patrik Cutrone dan Fabio Borini ditarik keluar dan digantikan oleh Hakan Calhanoglu dan Nikola Kalinic.

Calhanoglu langsung memberi dampak lewat tendangan bebasnya. Tendangan bebas Calhanoglu di menit ke-56 membentur pagar betis pemain Lazio. Bola yang kembali padanya langsung diarahkan ke kotak penalti dan jatuh ke kaki Riccardo Montolivo. Tinggal berhadapan dengan Thomas Strakosha, Montolivo dengan mudah menaklukkan kiper Lazio itu.

Gol tersebut membangkitkan permainan Milan. Tim tamu mulai menambah intensitas serangan dan menciptakan sejumlah peluang. Tapi upaya Calhanoglu digagalkan Strakosha, sementara tendangan Kessie melambung di atas mistar gawang.

Di masa injury time, Lazio justru harus kehilangan kaptennya, Marco Parolo. Parolo dikartu merah oleh wasit usai menerima kartu kuning kedua.

Messi Hattrick, Barcelona Kokoh di Puncak Klasemen

Messi Hattrick, Barcelona Kokoh di Puncak Klasemen

Barcelona – Barcelona menang 5-0 atas Espanyol pada pekan ketiga La Liga Spanyol di Camp Nou, Sabtu (9/9/2017). Striker Argentina Lionel Messi tampil gemilang di laga ini dengan mencetak hattrick.

Messi mencetak gol pertamanya pada menit 26. Lolos dari jebakan offside saat menerima umpan dari Ivan Rakitic, Messi berhasil membobol gawang Espanyol dengan sepakan kaki kiri.

Menit 35, Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor. Kali ini gol La Pulga tercipta setelah memanfaatkan umpan silang Jordi Alba dari sisi kiri. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama usai.

Menit 67, Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk ketiga kalinya. Umpan pendek Jordi Alba dari dalam kotak penalti sukses dikonversikan Messi menjadi gol dengan tendangan kaki kiri.

Di akhir laga, Gerard Pique dan Luis Suarez menutup pesta gol Barcelona. Skor jadi 5-0 dan kedudukan ini bertahan hingga laga usai.

Hasil ini membuat Barcelona tetap berada di puncak klasemen. Barcelona kini mendulang sembilan poin hasil dari tiga kemenangan beruntun. Skuat Catalan unggul dua poin atas Sevilla yang berada di peringkat kedua.

Susunan Pemain

Barcelona (4-2-3-1): 1-Marc-Andre ter Stegen; 2-Nelson Semedo, 23-Samuel Umtiti, 3-Gerard Pique, 18-Jordi Alba; 5-Sergio Busquets (15-Paulinho 73′), 4-Ivan Rakitic; 16-Gerard Deulofeu (11-Ousmane Dembele 68′), 8-Andres Iniesta (21-Andre Gomes 77′), 10-Lionel Messi; 9-Luis Suarez.

Espanyol (4-4-2): 1-Pau Lopez; 4-Victor Sanchez (2-Mark Navarro 68′), 22-Mario Hermoso Canseco, 15-David Lopez, 3-Aaron Martin; 7-Gerard Moreno, 18-Javi Fuego, 25-Sergi Darder (12-Didac 75′), 20-Papakouli Diop; 19-Pablo Piatti (9-Sergio Garcia 57′), 11-Leo Baptistao.

Lukaku Buang-Buang Peluang, Mourinho Pasrah MU Imbang

Lukaku Buang-Buang Peluang, Mourinho Pasrah MU Imbang

Stoke – Manajer Manchester United (MU), Jose Mourinho, hanya bisa pasrah melihat Romelu Lukaku membuang banyak peluang saat melawan Stoke City di Bet365 Stadium, Sabtu (9/9/2017) dalam lanjutan Liga Inggris. Pertandingan itu berakhir imbang 1-1.

Di laga itu, dua gol Stoke dicetak oleh Choupo-Moting. Sedangkan gol balasan Setan Merah (sebutan MU) dicatatkan oleh Marcus Rashford dan Lukaku.

Lukaku sebenarnya bisa mencetak banyak gol. Dia tercatat memiliki enam tembakan ke gawang Stoke City yang dikawal Jack Butland. Namun, hanya satu sepakan mantan pemain Everton itu yang menjadi gol.

“Kami mencoba hingga 20 menit terakhir untuk meraih kemenangan. Lukaku bisa memiliki sentuhan yang lebih baik pada bola dan bisa mencetak gol saat menerima umpan silang dari Anthony Martial. Tapi itulah hasilnya,” ujar Mourinho, dikutip dari ESPN.

Meski demikian, Mourinho tetap menaruh kepercayaan kepada striker berusia 24 tahun tersebut. Namun, Mourinho menyesalkan peluang emas yang dimiliki Lukaku di menit-menit akhir.

“Saya senang dengan Lukaku, dengan atau tanpa gol. Dengan satu gol lagi kami bisa menang 3-2 dan peluang gagal milik Lukaku bukan menjadi masalah besar buat saya,” ujar manajer MU berusia 54 tahun tersebut.

Alvaro Morata Bawa Chelsea Ungguli Leicester 1-0

Alvaro Morata Bawa Chelsea Ungguli Leicester 1-0

Leicester – Babak pertama laga antara Leicester City melawan Chelsea di lanjutan Liga Inggris sudah selesai. Alvaro Morata membawa The Blues unggul 1-0 saat turun minum.

Saat bertanding di King Power Stadium, Sabtu (9/9/2017) malam WIB, Chelsea mendapatkan peluang pertama pada menit ketiga. Tendangan Morata dari kotak penalti masih ditangkap dengan sempurna oleh kiper The Foxes, Kasper Schmeichel.

Chelsea melewatkan peluang bagus pada menit ke-10. Umpan silang Marcos Alonso di muka gawang gagal disambar oleh Cesc Fabregas dan Morata.

Tendangan bebas David Luiz pada menit ke-21 juga masih berbuah hasil. Arahnya sudah tepat, tapi masih terlalu pelan.

Morata melewatkan peluang lagi di menit 34. Menerima umpan dari N’Golo Kante, bola sepakannya bisa diblok barisan belakang Leicester. Peluang striker nomor punggung sembilan itu dua menit berselang juga kandas di barisan bek Leicester.

Kiper Chelsea, Thibaut Courtois, melakukan penyelamatan penting pada menit ke-40. Lewat serangan balik, Riyad Mahrez mampu menyodorkan umpan matang untuk Islam Slimani. Tendangan Slimani bisa diblok.

Semenit kemudian, Chelsea bisa mencetak gol pertama. Morata yang mencatatkan namanya di papan skor, Cesar Azpilicueta menjadi pengumpan gol sundulan Morata itu. Di sisa babak pertama tak ada gol tambahan. Chelsea unggul 1-0 saat turun minum.