Morata Bakal Buat Chelsea Lupakan Diego Costa

Morata Bakal Buat Chelsea Lupakan Diego Costa

Jakarta Keputusan Chelsea membeli striker Alvaro Morata musim panas lalu dipuji Shaun Wright-Phillips (SWP). Mantan pemain Chelsea itu yakin Morata bakal jadi pemain besar di Stamford Bridge.

Chelsea harus memecahkan rekor transfer termahal di klub untuk memiliki Morata. The Blues membeli pria Spanyol itu 67 juta pound dari Real Madrid. Morata direkrut untuk menggantikan Diego Costa.

Di awal kariernya di Stamford Bridge, Morata sangat sukses. Eks pemain Juventus itu sudah melesakkan tujuh gol dari berbagai ajang yang diikuti Chelsea hingga akhir September.

Performa apik Morata membuat SWP yakin fans Chelsea akan segera melupakan Costa yang dibuang ke Atletico Madrid karena kerap berulah.

“Morata cepat dan dia berusaha masuk ke dalam kotak penalti saat bola diarahkan ke sana. Saya menikmati menyaksikan Morata. Dia meyakinkan penggemar Chelsea bahwa mereka tidak perlu khawatir dengan kepergian Costa,” ujar SWP seperti dilansir Sportsmole.

Sayangnya Morata harus cuti selama enam pekan akibat mengalami cedera hamstring. Dia menderita cedera tersebut akhir pekan lalu ketika Chelsea kalah dari Manchester City.

 

Cavani Mengaku Sudah Berdamai dengan Neymar

Cavani Mengaku Sudah Berdamai dengan Neymar

Paris – Striker Paris Saint-Germain (PSG), Edinson Cavani akhirnya bicara terkait perselisihannya dengan Neymar. Dia menyatakan hubungan keduanya sudah membaik.

Cavani dan Neymar bersitegang saat membela PSG pada laga melawan Olympique Lyon, 18 September lalu.

Keduanya berebut tugas terkait siapa yang mengambil tendangan bebas dan penalti. Menjadi algojo reguler PSG sebelum Neymar tiba di Parc des Princes, musim panas lalu, Cavani merasa penalti merupakan tanggung jawabnya. Sedangkan Neymar ingin menjadi bintang utama setelah memutuskan pergi dari Barcelona.

Perselisihan ini memancing berbagai rumor negatif. Neymar dikabarkan meminta petinggi PSG agar menjual Cavani pada bursa transfer musim dingin.

Setelah itu, muncur kabar manajemen PSG menjanjikan satu juta euro kepada Cavani agar memberikan penalti ke Neymar.

“Perdebatan itu hanya menyangkut sepak bola. Kenyataannya masalah ini dibesar-besarkan,” kata Cavani, dilansir Daily Mail. “Setiap isu ada solusinya. Kami sudah membahas di kamar ganti dan kondisi sekarang baik-baik saja,” sambung pemain asal Uruguay tersebut.

Hubungan Cavani dan Neymar terlihat membaik ketika PSG menghajar Girondins Bordeaux 6-2 pada pertandingan Ligue 1, akhir pekan lalu. Neymar memberi assist bagi Cavani. Sedangkan Cavani membiarkan Neymar mengambil penalti.

Griezmann Belum Oke, Deschamps Tak Khawatir

Griezmann Belum Oke, Deschamps Tak Khawatir

Paris – Antoine Griezmann belum memperlihatkan performa terbaik di musim ini. Pelatih timnas Prancis Didier Deschamps tak cemas jelang dua laga kualifikasi terakhir.

Prancis akan melakoni pertandingan-pertandingan terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2018 dengan bertandang ke Bulgaria pada Minggu (8/10/2017) dinihari WIB, sebelum menjamu Belarusia tiga hari kemudian.

Saat ini, Les Bleus dalam pole position lolos ke putaran final di Rusia setelah memimpin klasemen sementara Grup A dengan perolehan 17 poin. Prancis unggul satu poin dari Swedia di bawahnya.

Akan tetapi di momen krusial itu, Prancis tidak dapat menurunkan kekuatan terbaiknya. Selain karena cederanya gelandang Paul Pogba, Griezmann kurang produktif.

Bomber Atletico Madrid itu baru menyumbang tiga gol dalam tujuh penampilan di seluruh kompetisi, di mana satu golnya dari titik penalti. Alhasil, Griezmann pun dikritik.

“Apakah saya khawatir tentang Griezmann? Tidak,” kata Deschamps yang dikutip Marca.

“Tapi kalau para pemain yang bergabung dengan kami berada di level terbaik mereka, maka sudah jelas hal itu akan membuat banyak hal menjadi lebih mudah.”

Lindswell Kwok Pertahankan Gelar Juara Dunia

Lindswell Kwok Pertahankan Gelar Juara Dunia

Jakarta – Pewushu Indonesia, Lindswell Kwok, sukses mempertahankan gelar juara dunia. Dia menjadi yang terbaik di nomor taijiquan pada Kejuaraan Dunia Wushu 2017 di Rusia.

Lindswell meraih nilai tertinggi 9,67 di antara lawan-lawannya pada nomor taijiquan yang bergulir 28 September sampai 3 Oktober. Medali perak direbut wakil Vietnam, Tran Thi Khanh Ly, yang meraih poin 9,64 dan medali perunggu direbut Saito Shiho dari Jepang 9,62. Atas sukses itu, Lindswell sekaligus sukses mempertahankan tradisi emas di Kejuaraan Dunia sebelumnya.

“Pencapaiannya di Kejuaraan Dunia ini tidak terlepas dari dukungan jajaran Pengurus Besar Wushu Indonesia dibawah pimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto. Ini kado dari saya buat Bapak Airlangga yang hari Minggu kemarin genap berusia 55 tahun. Semoga wushu Indonesia semakin jaya,” kata Lindswell, dalam rilis yang diterima, pada Senin (2/10/2017).

Manajer Tim Indonesia Novita mengatakan, selain satu medali emas, untuk sementara ini tim wushu Indonesia juga telah mengantongi tiga medali perak dari Juwita Niza Wasni (Nangun), Ahmad Hulaefi (Changquan), Marvelo Edgar Xavier (Daoshu).

“Dengan jumlah atlet yang kami bawa hasilnya cukup memuaskan terlebih Lindswell bisa pulang kembali membawa gelar,” kata Novita, terpisah.

“Ini yang ketiga Lindswell meraih Juara Dunia setelah 2013 dan 2015. Semangat juang dan dedikasinya menjadi kunci tetap bisa mempertahan juara dunianya,” kata Herman Wijaya menimpali.

Kejuaraan Dunia Wushu ke14 di Rusia berlangsung 28 September-3 Oktober diikuti 60 Negara. Indonesia menurunkan 14 atlet, yang terdiri dari 8 atlet disiplin taolu dan 6 atlet sanda.

Wacana Barcelona Gabung Liga Inggris, Ini Tanggapan Wenger

Wacana Barcelona Gabung Liga Inggris, Ini Tanggapan Wenger

Manajer Arsenal, Arsene Wenger, angkat bicara mengenai wacana Barcelona tampil di Premier League. Menurutnya, persaingan di Premier League bakal semakin sengit jika Azulgrana jadi bergabung.

Los Cules santer disebut bakal dicoret dari keikutsertaan di La Liga jika Catalunya benar-benar merdeka dari Spanyol. Hal itu karena Dewan Legislatif Spanyol tidak mengizinkan kesebelasan dari negara lain tampil di La Liga, kecuali yang berasal dari Andorra.

Menurut Presiden La Liga, Javier Tebas, Dewan Legislatif Spanyol harus menyetujui permintaan Barcelona untuk dapat bermain di kompetisi tersebut. Namun, hal itu sulit terlaksana karena hubungan pemerintah pusat dengan Catalunya tengah memanas.

Jika benar-benar terbuang dari La Liga, Blaugrana memiliki kesempatan untuk tampil di liga-liga top Eropa lain, salah satunya adalah Premier League.

“Saya akan mencoba belajar tentang Catalan dan jika Barcelona ingin bergabung dengan Premier League. Hal itu akan membuat lebih sulit bagi semua orang,” ucap Wenger.

“Menarik untuk melihat bagaimana mereka menjalani Premier League. Kami sudah memiliki 20 klub di sini. Jika anda ingin menambahnya menjadi 24, Anda harus menerima klub dari Skotlandia sebelum pergi ke Spanyol,” kata Wenger.

Sebelumnya, akibat kerusuhan yang terjadi di Catalunya, Barcelona terpaksa menggelar laga melawan Las Pasmas di Stadion Camp Nou, Minggu (01/10/2017), tanpa penonton.

Despacito Jadi Lagu Wajib di Ruang Ganti Persija Jakarta

Despacito Jadi Lagu Wajib di Ruang Ganti Persija Jakarta

Jakarta – Striker Persija Jakarta asal Brasil Bruno Lopes mengungkapkan kebiasaan kecil timnya ketika berada di kamar ganti pemain. Pemain Persija melakukan pemanasan dengan mendengarkan bersama Despacito.

Bruno menceritakan, Despacito merupakan lagu favorit Ismed Sofyan, kapten Persija, yang sering diputar di locker room. Tapi selebihnya para pemain Persija fokus pada diri sendiri sebelum bermain.

“Sebelum pertandingan di ruang ganti pasti kami mencoba untuk konsentrasi. Tapi ada musik yang diputar dari kapten kami, Despacito. Dia suka mendengarkannya,” kata Bruno dalam sebuah jumpa fans di kawasan Halim Perdanakusume, Senin (2/10/2017) siang.

Meski berbahasa Spanyol, pendengar musik seperti Ismed dan kawan-kawan rupanya bisa ikut bergoyang mendengarkan Despacito. Bruno meyakinkan penggemar Persija Jakarta yang hadir dalam Meet and Greet tersebut kalau ritual ini hanya sesekali ada sebelum pertandingan.

“Tapi yang penting kami berusaha membuat diri kami nyaman dan fokus. Kami kan punya tanggung jawab dalam pekerjaan ini yaitu membuat orang-orang senang, membuat The Jak senang,” kata Bruno.

“Di jeda babak pertama dan kedua kami biasanya berdoa bersama. Pemain Muslim, Kristiani, dan agama lain, semua berdoa bersama minta tolong pada Tuhan agar menang. Setelah menang kami menari-nari di locker room lagi,” ucapnya.

Zidane Yakin La Liga Akan Lebih Kompetitif di Musim Ini

Zidane Yakin La Liga Akan Lebih Kompetitif di Musim Ini

Madrid – Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane yakin persaingan La Liga musim ini akan lebih kompetitif. Zidane menilai ada lebih dari tiga tim yang akan berebut gelar.

Setelah sekian lama La Liga menjadi duopoli Madrid dan Barcelona, Atletico Madrid belakangan ikut meramaikan persaingan titel juara. Pada 2013/2014, pasukan Diego Simeone itu berhasil mengalahkan kedua raksasa itu dengan menjadi kampiun.

Ketiga klub tersebut diyakini akan kembali menjadi tiga kuda pacu. Hingga pekan ketujuh, Mereka hanya terpaut tujuh poin poin dengan Barcelona memuncaki klasemen sementara (21 poin), diikuti Atletico keempat (15), dan Madrid kelima (14).

Madrid sendiri mengalami start awal musim yang kurang impresif usai baru membukukan empat kemenangan dan sudah sekali kalah. Zidane pun percaya persaingan akan menghadirkan kejutan-kejutan.

“Saya sudah membicarakannya dengan kolega saya. Ini akan menjadi sebuah liga yang rumit,” sebut Zidane di AS.

“Saya pikir tidak akan hanya ada dua atau tiga tim yang bisa memenanginya. Akan lebih kompetitif. Tim-tim lain sudah memperkuat diri dengan sangat baik dan bisa bersaing.”

Sehubungan dengan jeda internasional, La Liga akan bergulir lagi 14 Oktober.

Juventus Tertahan, Tinggal Barcelona dan Napoli yang Masih 100%

Juventus Tertahan, Tinggal Barcelona dan Napoli yang Masih 100%

Jakarta – Juventus gagal menjaga kesempurnaanya di Serie A usai diimbangi Atalanta. Dengan demikian, hanya Barcelona dan Napoli yang masih melaju 100% di lima liga top Eropa.

Laju kemenangan Juve di awal musim ini dihentikan oleh Atalanta. Dalam pertandingan giornata 7 Serie A di Atleti Azzurri d’Italia, Senin (2/10/2017) dini hari WIB, Juve yang sempat unggul dua gol akhirnya harus puas dengan hasil akhir 2-2.

Dengan hasil seri yang didapat Juve, tinggal tersisa dua tim di lima liga top Eropa (Premier League, La Liga, Bundesliga, Serie A, Ligue 1) yang mencatatkan start sempurna. Mereka adalah Barcelona di La Liga dan Napoli di Serie A.

Barca melanjutkan start sempurnanya di La Liga 2017/2018 dengan mengalahkan Las Palmas 3-0 di jornada ketujuh, Minggu (1/10/2017). Di tengah referendum Catalunya, Barca memainkan laga melawan Las Palmas di Camp Nou tanpa penonton.

Berkat kemenangan itu, Barca makin solid di puncak klasemen dengan 21 poin dari tujuh pertandingan. Lionel Messi dkk. unggul lima angka dari Sevilla yang ada di peringkat kedua.

Di Serie A, Napoli menjaga tren kemenangannya dengan mengalahkan Cagliari 3-0. Dengan hasil seri yang dipetik Juve, Napoli kini memimpin sendirian dengan 21 poin dari tujuh pertandingan.

Catatan Napoli kian impresif dengan garangnya lini depan mereka. Dengan 25 gol dari tujuh laga pertama, Napoli mencetak rekor baru di Serie A.

Sebagai informasi, Manchester City dan Borussia Dortmund yang memimpin klasemen Premier League dan Bundesliga sudah imbang satu kali dalam tujuh laga. Paris Saint-Germain yang menguasai klasemen Ligue 1 juga sudah dapat satu hasil imbang dalam delapan pertandingan.

Menarik untuk dinanti apakah Barca dan Napoli dapat meneruskan kesempurnaannya usai jeda internasional. Keduanya sama-sama ditunggu big match saat liga bergulir lagi pada akhir pekan depan.

Barca akan tandang ke markas Atletico Madrid di jornada kedelapan La Liga. Sedangkan Napoli ditantang AS Roma di Stadion Olimpico. Siapa yang mampu mempertahankan laju 100%-nya?

Momen Pembuktian Kevin De Bruyne

Momen Pembuktian Kevin De Bruyne

Jakarta- Manchester City memetik kemenangan penting di pekan ketujuh Liga Inggris. The Citizens mempermalukan juara bertahan Chelsea 1-0 di Stamford Bridge, Sabtu (1/10/2017). Gelandang serang Kevin de Bruyne jadi bintang kemenangan City.

De Bruyne mencetak gol semata wayang kemenangan City pada menit 67. Pria Belgia ini melepaskan tendangan keras kaki kiri dari luar kotak penalti usai bekerja sama dengan Gabriel Jesus.

Gol indah ke gawang Chelsea ini menjadi pembuktian dari De Bruyne. Dia pernah dibuang Chelsea di era Jose Mourinho karena dianggap pemain gagal.

Chelsea membeli De Bruyne dari Genk tahun 2012 lalu. The Blues kemudian meminjamkannya ke Werder Bremen selama semusim. Tampil apik di Bremen, De Bruyne kembali ke Stamford Bridge di musim 2013- 2014.

Sayangnya, ketika itu De Bruyne jarang dimainkan Mourinho. Dia hanya sempat tampil tiga kali saja sebelum akhirnya dibuang ke klub Jerman, VfL Wolfsburg.

Bersama Wolfsburg, De Bruyne bangkit. Dia jadi raja assists di Bundesliga. City pun tertarik merekrutnya tahun 2015 lalu. De Bruyne tak menyesal gagal di Chelsea. Kegagalan di Stamford Bridge dijadikannya pelajaran berharga.

“Chelsea adalah masa lalu. Apa yang terjadi, sudah terjadi. Aku tidak menyesal datang bergabung dengan Chelsea. Ini membuatku lebih kuat. Aku membuat keputusan pada saat itu, Chelsea memperoleh keuntungan dan aku melakukan yang terbaik untukku,” kata De Bruyne seperti dilansir Soccerway.

Keputusan Mourinho membuang De Bruyne disesali manajer Chelsea saat ini, Antonio Conte.

“Saya tidak tahu, jujur, apa yang terjadi di masa lalu. Tapi yang pasti kita bicarakan pemain top, pemain lengkap. Dia bagus baik – secara teknis, cepat, dan dia bekerja keras untuk timnya. Dia adalah pemain yang lengkap,” papar Conte.

Harapan Besar City

Di musim 2017-2018, De Bruyne semakin matang. Sebelum menjadi pahlawan kemenangan lawan City, De Bruyne juga membuat gol indah di Liga Champions pekan lalu saat menang 2-0 atas Shakhtar Donetsk.

“Kevin merupakan pemain yang pintar, rendah hati, dan pemalu. Namun, kita bisa lihat kualitas yang dimilikinya,” puji pelatih City Pep Guardiola kepada BBC.

“Kami beruntung bisa memilikinya. Dia tampil luar biasa dan bisa melakukan apa saja. Dia punya kecepatan, determinasi, dan bisa menyerang dari berbagai sisi,” lanjut Guardiola.

Bersama De Bruyne, Guardiola menaruh harapan besar agar bisa meraih gelar juara Liga Inggris pertama. Jika sampai gagal juara musim ini, Guardiola bisa dilengserkan akhir musim nanti.

“Kami akan dinilai berdasarkan berapa banyak gelar yang kami menangkan. Tanpa itu, kami akan gagal. Kami tahu itu,” ujar Guardiola.

“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Saya begitu bahagia bisa berada di sini. Tapi itu semua tergantung pada kesuksesan yang Anda miliki. Di klub besar seperti City, jika Anda tidak menang, maka Anda tidak dapat bertahan,” tegas Guardiola.

MotoGP: Zarco Pesimistis Jadi Pengganti Rossi

MotoGP: Zarco Pesimistis Jadi Pengganti Rossi

Bukan rahasia lagi jika Johann Zarco bermimpi untuk bisa menjadi pengganti Valentino Rossi di kelas MotoGP. Namun, ia sendiri mengakui akan sulit mengambil tempat The Doctor bersama Movistar Yamaha.

Sejak tampil impresif di MotoGP 2017, nama Zarco memang langsung disebut-sebut sebagai kandidat utama pengganti Rossi jika sudah memutuskan pensiun. Peluang Zarco pun terbilang besar jika melihat hasil yang didapat sepanjang musim ini.

Hingga musim tinggal menyisakan empat balapan, Zarco masih menjadi pembalap debutan tersukses. Penghargaan Rookie of the Year sudah hampir pasti digenggamnya. Bahkan, hasil yang didapatnya masih jauh lebih baik dari pembalap Ducati, Jorge Lorenzo.

Pembalap asal Prancis itu tak malu-malu saat ditanya mengenai kemungkinannya menggantikan Rossi. Namun, ia tak memiliki kepercayaan diri tinggi mengingat The Doctor masih tampil impresif di musim ini.

“Itu akan menyenangkan. Tapi ia bilang ketika masih bisa cepat, mengapa tidak (untuk melanjutkan karier)? Saya harus menjadi salah satu yang terbaik untuk merebut tempat Valentino. Itu adalah tujuan besar dan mimpi untuk semua pembalap,” kata Zarco seperti dilansir Speedweek.

Di MotoGP 2017, Zarco memang baru menyumbang satu podium. Itu saat ia finis sebagai runner-up pada MotoGP Prancis. Namun, ia menjadi salah satu pembalap yang konsisten bersaing di lima besar.

Ambisi Zarco

Tercatat, sudah enam kali ia finis dalam kategori lima besar. Koleksi 117 poinnya juga unggul 11 angka atas Lorenzo. Dan ia berharap performanya ini bisa membawa dirinya memperkuat tim pabrikan di masa depan.

“Tentu saja, tujuan saya pada akhirnya adalah memperkuat tim pabrikan. Jika Anda ingin bertarung demi gelar, Anda butuh motor pabrikan. Jika saya terus bekerja hingga bisa mendapatkan tempat di Yamaha, itu akan hebat,” tegas Zarco.

Soal mengambil tempat di Movistar Yamaha, Zarco harus berharap agar Rossi benar-benar mengakhiri kariernya usai MotoGP 2018. Namun, masih belum bisa dipastikan mengingat Rossi baru akan mengumumkan soal masa depannya usai balapan paruh pertama musim depan.