MU Bukan Lagi Tim yang Menakutkan

MU Bukan Lagi Tim yang Menakutkan

Manchester – Bek Southampton, Matt Targett, menilai Manchester United (MU) bukan lagi tim yang menakutkan seperti di masa lalu. Ia pun yakin timnya bisa membungkam Setan Merah akhir pekan ini.

MU kurang stabil musim ini. Setan Merah sudah tersingkir dari Piala Liga dan kini terpuruk di posisi tujuh klasemen Liga Inggris.

Paul Pogba dan kawan- kawan juga sementara tertinggal 14 poin dari Manchester City di singgasana. Targett percaya Soton bisa menambah derita Setan Merah akhir pekan ini.

“Faktor ketakutan pada mereka sudah pasti hilang. Anda dapat melihat bagaimana MU bermain belakangan ini. Mereka masih memiliki bakat yang luar biasa, tetapi dalam bertahan saya pikir mereka memiliki masalah,” kata Targett di Soccerway.

“Ini adalah pertandingan besar. MU sedang kesulitan. Ini tidak seperti MU yang lama. Semoga kami bisa mulai membalikkan keadaan. Dalam setiap pertandingan kandang, Anda harus positif. Kami belum cukup melakukannya musim ini.”

Menurut Targett, kemenangan jadi harga mati bagi pasukannya saat menjamu MU di St Mary’s Stadium.

“Ini akan menjadi kesempatan yang bagus untuk memulai pada hari Sabtu. Ini akan bagus untuk kami dan membuat fans kembali ke pihak kami,” Targett menambahkan.

Baca Juga : Hasil Liga Champions: Tundukkan PSV, Barcelona Juara Grup B

Soton sendiri kini berada di peringkat 18 klasemen Liga Inggris. Targett dan kawan-kawan baru mengoleksi delapan angka dari 13 pertandingan.

Juventus Ingin Satukan Bintang Real Madrid dan Ronaldo

Juventus dan Manchester City sama-sama menyatakan tertarik untuk memboyong Isco dari Real Madrid. Kedua tim itu ingin memanfaatkan situasi Isco bersama klubnya.

Seperti diketahui gelandang Real Madrid ini, baru bermain 78 menit di lima pertandingan di bawah asuhan pelatih baru Santiago Solari. Bahkan, ia tidak masuk dalam skuat utama saat Real Madrid bertandang ke Roma di ajang Liga Champions.

Solari mengaku keputusan tak memainkan Isco itu, memang dia buat sendiri sesuai dengan haknya sebagai pelatih Real Madrid.

“Meninggalkan Isco adalah keputusan spesifik untuk momen yang spesifik. Pelatih berada di tempatnya untuk membuat keputusan itu dan itulah yang terjadi,” kata Solari.

Menurut edisi AS, Kamis (29/11/2018), Juventus tertarik untuk menyatukan pemain berusia 26 tahun bersama Cristiano Ronaldo. Karena itu, ia akan berusaha membawanya ke Turin di musim panas.

Sementara itu, Tuttosport juga melaporkan bahwa Isco bisa pindah ke Bianconeri, setelah berselisih dengan Solari.

Namun, upaya Juventus ini akan menghadapi persaingan dari Manchester City. Klub Liga Inggris itu melihat pemain Spanyol itu bisa membantu mereka mengambil langkah di Liga Champions.

Sebelumnya, Isco memang dikabarkan ingin angkat kaki dari Santiago Bernabeu di bulan Januari nanti.

Baca Juga : Atletico Takkan Bisa Bersaing di Papan Atas Kalau bermain dengan Tiki-Taka

Menurut laporan tersebut, penyebab Isco ingin pergi dari Real Madrid setelah ia tidak masuk dalam rencana Santiago Solari.

Hasil Liga Champions: Tundukkan PSV, Barcelona Juara Grup B

Hasil Liga Champions: Tundukkan PSV, Barcelona Juara Grup B

Hasil Liga Champions: Tundukkan PSV, Barcelona Juara Grup B
Hasil Liga Champions: Tundukkan PSV, Barcelona Juara Grup B

Barcelona memastikan diri sebagai juara Grup B Liga Champions. Barca berhasil memenangi laga tandang melawan PSV Eindhoven 2-1 di matchday 5. Continue reading “Hasil Liga Champions: Tundukkan PSV, Barcelona Juara Grup B”

Jelang Lyon vs City: Misi Balas Dendam The Citizens

Jelang Lyon vs City: Misi Balas Dendam The Citizens

Jelang Lyon vs City: Misi Balas Dendam The Citizens
Jelang Lyon vs City: Misi Balas Dendam The Citizens

Manchester City dikejutkan Lyon di matchday 4 Liga Champions. Menjamu lawan yang sama di tengah pekan ini, City bertekad membalas kekalahan itu. Continue reading “Jelang Lyon vs City: Misi Balas Dendam The Citizens”

‘Dembele’ Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang saat menjamu Atletico

Dembele Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang Atletico

Dembele Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang Atletico
Dembele Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang Atletico

Barcelona selamat dari kekalahan. Tertinggal lebih dahulu dari Atletico Madrid, Barcelona akhirnya mampu memaksakan pertandingan berkesudahan sama kuat 1-1. Continue reading “‘Dembele’ Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang saat menjamu Atletico”

Atletico Takkan Bisa Bersaing di Papan Atas Kalau bermain dengan Tiki-Taka

Atletico Takkan Bisa Bersaing di Papan Atas Kalau bermain dengan Tiki-Taka

Atletico Takkan Bisa Bersaing di Papan Atas Kalau bermain dengan Tiki-Taka
Atletico Takkan Bisa Bersaing di Papan Atas Kalau bermain dengan Tiki-Taka

Atletico Madrid disebut takkan mampu bersaing di papan atas kalau bermain tiki-taka. Strategi yang mengandalkan serangan balik yang paling pas bagi Atletico. Continue reading “Atletico Takkan Bisa Bersaing di Papan Atas Kalau bermain dengan Tiki-Taka”

Piala AFF 2018: Indonesia Terhenti di Fase Grup

Piala AFF 2018: Indonesia Terhenti di Fase Grup

Piala AFF 2018: Indonesia Terhenti di Fase Grup
Piala AFF 2018: Indonesia Terhenti di Fase Grup

Indonesia dipastikan gagal lolos fase grup Piala AFF 2018. Hasil imbang Filipina vs Thailand membuat skuat Garuda tersingkir meski masih menyisakan satu laga. Continue reading “Piala AFF 2018: Indonesia Terhenti di Fase Grup”

Terpuruk di Musim 2018, Valentino Rossi Siap Juara MotoGP 2019

Terpuruk di Musim 2018, Valentino Rossi Siap Juara MotoGP 2019

MotoGP 2018 gagal jadi ajang kebangkitan Valentino Rossi. Faktanya, ia justru menemukan masalah baru yang jadi rintangannya. Namun, semangatnya untuk jadi juara dunia di musim 2019 tak lantas pudar.

Valentino Rossi belum bisa mengakhiri paceklik kemenangannya di MotoGP 2018. Sudah setahun lebih ia tak menikmati podium juara. Terakhir kali Rossi menikmati momen finis terdepan adalah saat menjuarai MotoGP Belanda 2017, 25 Juni 2017.

Dan di MotoGP 2018, Valentino Rossi masih berada di bawah bayang-bayang pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan rider Ducati, Andrea Dovizioso. Bisa di peringkat ketiga saja merupakan sebuah keberuntungan bagi pembalap Movistar Yamaha itu.

Meski dua musim terakhir berjalan buruk, Rossi tak patah arang mengenai ambisi besarnya. Ya, The Doctor ingin meraih gelar juara dunia ke-10 di sepanjang kariernya. Kesempatan masih terbuka karena ia akan terus balapan bersama Yamaha hingga musim 2020.

“Bagi saya itu adalah musim yang sulit di mana kami banyak berjuang, bahkan di masa-masa sulit. Bagus untuk mendapatkan tempat ketiga setelah berduel dengan rekan setim saya, (Maverick) Vinales. Semangat saya untuk melaju semakin besar. Saya akan mencoba untuk menang di 2019,” ujar Rossi, dikutip Tuttomotoriweb.

Satu hal positif yang bisa diambil Rossi adalah performa YZR-M1 dalam beberapa balapan terakhir, khususnya di MotoGP Malaysia dan Valencia. Itu adalah dua balapan di mana pembalap asal Italia tersebut memiliki kesempatan untuk menang.

Sayang, keberuntungan belum memikah kepada Rossi. Saat sedang memimpin balapan MotoGP Malaysia, ia justru terjatuh dan hanya bisa finis kd-18. Kejadian serupa menimpa Rossi pada MotoGP Valencia saat ia sedang menguntir Dovi dari posisi kedua.

“Akhir musim ini cukup positif karena saya kompetitif dalam dua balapan terakhir dan Maverick menang di Australia. Jadi bisa dikatakan bahwa dalam 4-5 balapan terakhir kami sedikit lebih cepat,” Rossi menegaskan.