Peluang Indonesia Tambah Medali Jelang Penutupan SEA Games

Peluang Indonesia Tambah Medali Jelang Penutupan SEA Games

Jakarta – Menjelang penutupan SEA Games 2017, Indonesia masih bergeming di peringkat kelima klasemen. Begini peluang Indonesia menambah medali hari ini.

Sebanyak 37 wakil Merah Putih dari 10 cabang olahraga akan melakoni final, Selasa (29/8/2017) ini. Artinya, masih ada kesempatan menambah pundi-pundi dan memperbaiki posisi sebelum upacara penutupan SEA Games, Rabu (30/8) besok.

Nama-nama peski air Rossi Amir, Ade Hermana, dan Febrianto menjadi salah tiga yang berpotensi sumbang medali emas untuk tanah air. Mereka merupakan juara bertahan di masing-masing nomor yang diperlombakan hari ini, yakni jump putri, jump putra, dan trick putra di Water Sports Complex, Malaysia.

Safira Ratriandari Widodo dan Ummu Thoyibhatus Sholikah juga akan bertanding di nomor slalom putri. Kemudian di nomor slalom putra yang akan diwakili Ade Hermana dan Indra Hardinata, lalu nomor jump putri atas nama Nur Alimah Priambodo.

Muhammad Zahidi Putu yang sebelumnya meraih medali emas akan kembali turun di nomor jump putra bersama Ade, dan Dini Imaniar dan Nur Alimah Priambodo (trick putri), Dimas Ridho Suprihono (trick putra).

Partai final lainnya datang dari cabang bulutangkis perorangan putra. Jonatan Christie akan menghadapi wakil dari Thailand pada pukul 14.30 waktu Malaysia.

Selain ski air dan bulutangkis, cabang angkat besi juga akan menampilkan final lifter Deni di kelas 69kg dan I Ketut Ariana kelas 77kg. Deni merupakan peraih medali emas SEA Games 2013 Myanmar. Masing-masing akan memulai pertandingan pukul 11.00 dan 16.00 waktu Malaysia.

Cabang lainnya ada dari pencak silat yang mempertandingkan lima nomor final hari ini. Wakil Indonesia yang turun adalah Wewey Wita dan Pipit Kamelia yang masing-masing di nomor women’s tanding, Firman di men’s tanding, Puspa Arum Sari nomor women’s regu, Gina Tri Lestari, Lutfi Nurhasanah, Pramudita Yuristya di nomor women’s beregu.

Tiga cabang lainnya yang juga berpeluang menambah pundi-pundi emas Indonesia hari ini adalah loncat indah, layar, taekwondo, balap sepeda disiplin track, dan ice skating.

Di cabang sepakbola, ada timnas Indonesia U-22 yang akan memperebutkan medali perunggu. Hansamu Yama dkk. akan menghadapi Myanmar pukul 16.30 waktu Malaysia.

Beri Saran untuk Arsenal, Vieira Sebut-Sebut Mourinho

Beri Saran untuk Arsenal, Vieira Sebut-Sebut Mourinho

New York – Arsenal baru saja dihantam dengan hasil buruk. Mantan kaptennya, Patrick Vieira, memberi saran seraya menyebut-nyebut Manajer Manchester United Jose Mourinho.

Akhir pekan lalu Arsenal pulang dari Anfield dengan tertunduk dalam-dalam setelah dilumat 0-4 oleh tuan rumah Liverpool. The Gunners tak mampu melepaskan satu tembakan pun ke arah target di laga ini.

Hasil tersebut merupakan kekalahan kedua Arsenal dari tiga partai Premier League awal musim ini, usai tunduk 0-1 dari Stoke City. Kemenangan tunggal sejauh ini adalah saat menang 4-3 ketika menjamu Leicester City di pekan pembuka.

Sehubungan dengan performa Arsenal itu, Vieira pun angkat bicara. Ia menyebut ada bagusnya Manajer Arsenal Arsene Wenger meracik timnya dengan menambahkan unsur kedisiplinan pada taktik, seperti halnya Mourinho.

“Apa saya ingin tim saya lebih seperti Jose atau Arsene? Saya ingin keseimbangan di antara keduanya,” kata Vieira di Daily Mail.

“Saya ingim tim saya memiliki disiplin seperti Jose tapi dalam kedisiplinan itu juga ada kebebasan berekspresi seperti Arsene. Ia selalu memberi kebebasan kepada para pemainnya. Bagus memiliki kebebasan itu, tapi akan lebih baik lagi kalau mereka juga mencamkan pentingnya aspek taktik.”

“Dengan Jose yang pernah melatih saya di Inter Milan, ia senantiasa fokus pada rincian, memberi informasi kepada para pemainnya agar mereka masuk ke lapangan dan mencamkan taktik. Kemudian ada Arsene yang selalu positif dan menyuntikkan kepercayaan diri kepada para pemainnya apa pun yang terjadi,” tuturnya.

Vieira, yang kini melatih klub MLS New York City FC, juga menyarankan agar para pemain Arsenal saat ini lebih menempa fisik, untuk menambah kemampuan teknik yang sudah mereka miliki, demi mengantisipasi segala macam situasi dan tuntutan dalam pertandingan.

“Saya sangat menikmati permainan Arsenal saat ini, mereka memainkan sepakbola yang bagus. Tapi itu tak cukup untuk memenangi pertandingan maupun kejuaraan. Di masa-masa saya dulu, kami menang dan punya kemampuan untuk tetap menang 1-0 walaupun tak bermain dengan bagus,” ucap Vieira.

“Saya bukan mau bilang, ‘Generasi kami lebih baik daripada generasi ini’. Tak logis membandingkan dua generasi karena kita hidup di periode yang berbeda. Tim di generasi kami lebih (unggul) fisik tapi di generasi ini tak diragukan lagi punya pemain-pemain yang lebih oke. Jadi keseimbangan itulah yang harus ditemukan Arsenal.”

“Kami dulu memiliki kemampuan fisik untuk menghadapi segala macam situasi berbeda,” katanya.

Ousmane Dembele Resmi Gabung Barcelona

Ousmane Dembele Resmi Gabung Barcelona

Ousmane Dembele Resmi Gabung Barcelona

Barcelona – Barcelona resmi menuntaskan transfer Ousmane Dembele dari Borussia Dortmund. Dembele mengaku, dirinya mengidamkan bermain di Barcelona sejak masih anak-anak.

Winger gesit berusia 20 tahun itu baru saja menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama Barca, Senin (28/8/2017). Nilai transfer awal Dembele sebesar 105 juta euro, yang bisa melesat mencapai 145 juta euro untuk menjadikannya sebagai pemain termahal dalam sejarak klub Catalan itu.

Dembele tiba di Barcelona sejak Minggu (27/8), lalu menjalani tes medis pada hari ini. Pesepakbola Prancis itu akan mengenakan seragam nomor 11, yang sebelumnya dipakai Neymar.

Dia diperkenalkan kepada publik di Camp Nou, yang dihadiri oleh ribuan suporter Barca.

“Aku sangat gembira menjadi bagian dari keluarga Barca,” kata Dembele usai menandatangani kontraknya, yang dikutip ESPNFC.

“Aku selalu menginginkan bermain untuk Barca sejak masih bocah. Aku menonton seluruh pertandingan mereka,” ungkap dia.

“Aku sangat gembira sekarang bisa menjadi bagian klub terbaik di dunia dengan para pemain terbaik di dunia. Aku berharap bisa memenangi banyak trofi di sini. Aku mengharapkan sebuah musim yang bagus dan sukses dan menantikan untuk bermain di sini di stadion ini.”

Tak ada Ronaldo, Madrid Masih Punya Marco Asensio

Tak ada Ronaldo, Madrid Masih Punya Marco Asensio

Madrid – Gareth Bale dan Karim Benzema gagal unjuk ketajaman saat menghadapi Valencia. Cristiano Ronaldo pun masih absen. Tapi Real Madrid masih punya Marco Asensio.

Saat ini Ronaldo masih terkena sanksi larangan bermain sehingga belum bisa kembali memperkuat El Real, termasuk ketika menjamu Valencia, Senin (28/8/2017) dini hari WIB.

Tanpa Ronaldo, sedangkan Bale dan Benzema tidak memperlihatkan performa terbaik di depan gawang lawan, Madrid pun cukup kesulitan menghadapi El Che. Di sinilah Asensio bersinar terang.

Pemain 21 tahun itulah yang membuka keunggulan Madrid di Santiago Bernabeu di menit ke-10. Memanfaatkan bola salah oper pemain lawan, Asensio lalu menggiring si kulit bundar dan melepaskan tembakan jitu ke pojok gawang Valencia.

Keunggulan lewat gol Asensio itu tak kuasa dipertahankan Madrid yang kemudian malah kebobolan dua gol dari Valencia. Asensio pula yang pada akhirnya kembali tampil jadi penyelamat.

Di menit ke-83, Madrid mendapat tendangan bebas sedikit di luar kotak penalti. Lewat sepakan kaki kiri, Asensio berhasil mengirim bola untuk kali kedua ke dalam gawang Valencia. Skor akhir 2-2.

Madrid mendapat satu poin dari laga kali ini, berkat dua gol dari Marco Asensio. Keduanya dicetak lewat sepakan dari luar kotak penalti.

“Saya gembira dengan penampilannya dan sama sekali tidak terkejut dengan apa yang ia lakukan. Saya berharap Asensio terus menjaga tingkat penampilan seperti ini dan mencetak banyak gol,” kata Entrenador Madrid Zinedine Zidane di RealMadrid.com.

“Ia sedang dalam performa bagus, bekerja keras, dan bermain baik. Saya mendoakan ia terus seperti itu karena saat ini ia tampil bagus secara individu dan juga buat tim,” ujar bek Madrid Marcelo, masih di laman web situs resmi El Real.

Performa Asensio di laga ini kian terasa signifikan buat Madrid mengingat Benzema dan Bale tidak tampil sebagus biasanya — Bale bahkan ditarik keluar di babak kedua dan dapat cemoohan sejumlah fans.

“Kita semua punya hari buruk,” kata Asensio membela kedua rekannya itu. “Karim sudah berusaha sebaik mungkin dan ia akan punya hari-hari lebih baik. Bale senantiasa berusaha membantu tim dan saya tidak mendengar ada cemoohan itu tuh.”

Di awal musim ini Asensio sudah tampil lima kali (dua di Piala Super Spanyol, sekali di Piala Super Eropa, dan dua di La Liga). Ia melewatinya dengan torehan empat gol.

Arsenal Dihajar Liverpool, Seruan ‘Wenger Out’ Kembali Menggema

Arsenal Dihajar Liverpool, Seruan ‘Wenger Out’ Kembali Menggema

Liverpool – Kekalahan Arsenal atas Liverpool membuat seruan ‘Wenger Out’ kembali terdengar. Apa tanggapan Arsene Wenger soal tuntutan itu?

Arsenal menelan kekalahan telak 0-4 di Stadion Anfield, Minggu (27/8/2017). Gawang Petr Cech dibobol empat kali beruntun oleh Roberto Firmino, Sadio Mane, Mohamed Salah, dan Daniel Sturridge.

Kekalahan ini menggenapi hasil serupa di kandang Stoke City pekan lalu, di mana Arsenal kalah 0-1. Tak ayal, nyanyian ‘Wenger Out’ atau seruan mundur pada Wenger kembali terdengar.

Seruan agar Wenger meninggalkan Arsenal sudah terdengar sejak musim lalu. Suporter The Gunners merasa sudah saatnya bagi Wenger untuk pergi dari klub yang sudah dilatihnya selama 21 tahun.

Ditanya soal itu setelah pertandingan, Wenger tak mau berbicara banyak. Ia cuma menyampaikan permintaan maafnya jika dinilai menjadi penyebab jeleknya performa Arsenal.

“Kami tidak ingin menanggapinya, itu adalah ekspresi dari beberapa orang,” Wenger menjelaskan kepada Sky Sports seperti dilansir Mirror.

“Kalau saya masalahnya maka memang demikian. Saya minta maaf kalau saya jadi masalah,” Wenger mengakui.

Musim lalu, masa depan Wenger sempat jadi tanda tanya sebelum akhirnya memperpanjang kontraknya. Sama seperti sebelumnya, Wenger meminta penggemar tetap mendukungnya, kendati permainan Alexis Sanchez dkk tak kunjung memuaskan.

“Saya yakin kami harusnya bersama-sama ketika kalah, kami ingin fans tetap bersama saat kami kalah, meski performanya seperti itu,” Wenger melanjutkan.

“Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah bangkit dan membuat penampilan mereka ke level yang lebih baik lagi,” manajer asal Pranis itu berharap.

Kekalahan di kandang Liverpool membuat posisi Arsenal terbenam di awal musim. Mereka menempati peringkat 16 dengan poin tiga hasil dua kekalahan dan sekali menang.

Hasil Imbang yang Mengecewakan Madrid

Hasil Imbang yang Mengecewakan Madrid

Madrid – Real Madrid terhindar dari kekalahan saat menjamu Valencia. El Real bukan menyelamatkan satu poin melalui brace Marco Asensio, tapi justru kehilangan dua angka berharga.

Bermain di Santiago Bernabeu, Senin (28/7/2017) dini hari WIB, Madrid ditahan Valencia 2-2. Madrid sempat memimpin 1-0 lewat Marco Asensio, tapi dibalas Valencia lewat Carlos Soler dan Geoffrey Kondogbia.

Madrid akhirnya selamat berkat Asensio. Pemuda 21 tahun itu mencetak gol keduanya untuk menghindarkan timnya dari kekalahan. Skor akhir menjadi 2-2.

Hasil ini disesalkan Dani Carvajal. Soalnya, seperti dikutip BBC, Madrid mendominasi jalannya pertandingan berkat penguasan bola mencapai 65%, melepaskan 22 shots dengan enam yang on target.

Striker Karim Benzema sebenarnya punya banyak peluang untuk mencetak gol, namun penyelesaian akhirnya tidak terlalu baik. Sekali pun tepat, Neto tampil apik di bawah mistar Valencia, termasuk aksinya menepis sundulan Benzema di masa injury time.

“Kami tidak memenangkan satu poin, tapi kami kehilangan dua poin,” sesal Carvajal seperti dilansir FourFourTwo.

“Kami meraih satu poin dan mendapat ganjaran atas intensitas kami di bulan ini. Kami memiliki beberapa peluang dan harusnya bisa meraih sesuatu yang lebih baik. Kami membiarkan dua poin lenyap dan kami memiliki peluang bersih di mana kiper lawan menghalaunya atau Benzema sedang bernasib buruk,” lanjutnya.

Liverpool Ungguli Arsenal 2-0 Saat Turun Minum

Liverpool Ungguli Arsenal 2-0 Saat Turun Minum

Liverpool – Liverpool unggul 2-0 atas Arsenal di babak pertama Liga Inggris 2017/2018. Gol The Reds dicetak Roberto Firmino dan Sadio Mane.

Bertanding di Stadion Anfield, Minggu (27/8/2017), Liverpool langsung menekan Arsenal di awal laga. Peluang pertama didapat Emre Can. Crossing Alberto Moreno bisa disundul, namun bola masih melenceng dari gawang Petr Cech.

Peluang emas didapat Liverpool empat menit berselang. Can melepaskan crossing mendatar menuju Mohamed Salah, namun sontekan pemain asal Mesir masih bisa digagalkan Cech.

Arsenal yang terus diserang, cuma bisa mengandalkan serangan balik. Namun barisan pertahanan Liverpool dengan mudah meredam pergerakan Danny Welbeck yang dipasang sendirian di depan.

Di menit ke-17, Liverpool berhasil unggul lewat gol Roberto Firmino. Bola crossing terukur Joseph Gomez berhasil dipantulkan ke tanah dengan sundulan sehingga tidak bisa ditangkap Cech. Tuan rumah memimpin 1-0.

Semenit berselang, Liverpool nyaris menggandakan kedudukan lewat Jordan Henderson. Umpan terobosan Firmino bisa diteruskannya sebelum dihalau Cech, namun bola masih melebar.

Hingga menit ke-25, Liverpool tercatat punya enam peluang dengan empat tendangan on target. Sementara Arsenal cuma sekali menciptakan peluang dan belum membahayakan gawang Loris Karius.

Di menit ke-31, Sadio Mane mendapat peluang mencetak gol. Crossing Henderson gagal disapu dengan baik oleh Alex Oxlade-Chamberlain di kotak penalti. Bola liar langsung diserobot Mane dengan tendangan voli, namun ia gagal mengarahkannya tepat ke gawang.

Di menit ke-40, Mane akhirnya bisa mencatatkan namanya di papan skor. Berawal dari serangan balik cepat, sodoran Firmino di sisi kanan diteruskan Mane dengan tendangan keras yang gagal dibendung Cech. Liverpool unggul 2-0.

Di sisa waktu babak pertama, Arsenal tak mampu berbuat banyak. Keunggulan Liverpool bertahan hingga peluit istirahat berbunyi.

Chelsea Bekuk Everton 2-0

Chelsea Bekuk Everton 2-0

London – Chelsea meraih kemenangan perdana di kandang musim ini. Menjamu Everton, The Blues menang dua gol tanpa balas.

Pada pertandingan pekan ketiga yang dihelat di Stamford Bridge, Minggu (27/8/2017) malam WIB, Chelsea mencetak gol-golnya di babak pertama. Pertama dari Cesc Fabregas yang disusul Alvaro Morata.

Di babak kedua, Chelsea praktis tak banyak meningkatkan intensitas serangan tapi Everton gagal memanfaatkan momentum itu.

Kemenangan kedua beruntun setelah mengalahkan Tottenham Hotspur pekan lalu mengantarkan Chelsea ke posisi kelima dengan enam poin. Ini jadi kemenangan pertama Si Biru di kandang setelah kalah dari Burnley di pekan pertama. Sementara, The Toffees ada di posisi ke-10 dengan empat poin.

Jalannya Pertandingan

Sedari menit pertama, Chelsea langsung coba menekan Everton tapi pertahanan tim tamu yang tangguh membuat usaha mereka sia-sia. Apalagi para pemain Everton berani melakukan tekel keras saat Chelsea menguasai bola.

Chelsea baru bisa nyaman membangun serangan di atas menit ke-20 ketika Cesc Fabregas dan N’Golo Kante mampu merangsek sesekali ke depan kotak penalti Everton.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-27 ketika kerjasama 1-2 antara Alvaro Morata dan Fabregas di area 16 meter Everton dituntaskan sepakan kaki luar Fabregas ke pojok kanan gawang Jordan Pickford.

Setelah gol Fabregas, Chelsea bisa makin nyaman menguasai jalannya pertandingan dan mendapat gol keduanya di menit ke-40 lewat Morata.

Membangun serangan dari sisi kanan, Cesar Azpilicueta melepaskan crossing yang ditanduk Morata tepat di depan gawang Pickford. Everton kejebolan lagi dan tertinggal 0-2.

Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Masuk di babak kedua, Everton coba menggebrak ketika di menit ke-49, Wayne Rooney berhasil menggiring bola hingga mendekati kotak penalti Chelsea. Bola dioper ke jalur lari Sandro Ramirez tapi Antonio Ruediger dengan cepat mengadang bola tembakan dan berujung korner.

Chelsea coba menyerang lagi memanfaatkan lebar lapangan lewat Alonso dan Moses. Salah satunya di menit ke-60 ketika Moses mengoper bola kepada Pedro yang melakukan solo run hingga kotak penalti Everton, tapi tembakannya melebar.

Selebihnya pertandingan di babak kedua relatif dikuasai Chelsea tapi tak ada peluang berbahaya lagi yang dibuat oleh tuan rumah. Sementara, Everton seperti kesulitan menyuplai bola untuk Rooney di lini serang.

Di menit ke-82 Williams membuat peluang untuk Chelsea tapi bola hasil sepakannya masih menyasar sisi atas gawang.

Everton mengancam lagi di menit ke-88 lewat sepakan keras Idriss Gueye dari luar kotak penalti, tapi Courtois dengan sigap menepis bola.

Hadapi Tim Kuat Thailand di Final, Tim Putri Voli Nothing to Lose

Hadapi Tim Kuat Thailand di Final, Tim Putri Voli Nothing to Lose

Kuala Lumpur – Tim putri voli Indonesia akan menghadapai Thailand di final SEA Games 2017. Berlian Marsheilla dkk. diminta main lepas saja menghadapi favorit juara.

Tim putri Indonesia akan menghadapi Thailand di final voli SEA Games 2017, Minggu (27/8/2017) sore ini. Secara kekuatan, Thailand diakui levelnya sudah di atas Indonesia.

Pada pertemuan di babak grup lalu, Indonesia sudah kalah telak 0-3. Pelatih tim putri Risco Herlambang pun tak mau hitung-hitungan mengenai peluang di partai ini.

“Kalau buat final saya nggak ngitung-lah. Thailand udah dianggap tim dunia, Brasil aja disaingi. Tapi buat saya target yang ditetapkan Prima dan PBVSI sudah tercapai,” ungkap Risco usai memastikan ke final, Sabtu (26/8) kemarin.

“Saya akan bilang ke anak-anak ‘kamu main aja, bebas. Target udah tercapai.’ Anggap 0-0 lagi. Nothing to lose aja mainnya. Nggak ada yang nggak mungkin sih,” imbuhnya.

Sementara itu, pemain timnas voli Megawati Hangestri Putri berharap kali ini tim bisa memberikan perlawanan lebih ketat. Setidaknya secara skor tak terlalu mencolok perbedaannya.

“Kita harus nunjukkin kemampuan sebisa kita, semua kemampuan dikeluarkan semampu kita. Seenggaknya kita bisa mengimbangi Thailand lah, nggak jauh-jauh banget poinnya,” ujar Megawati.

Selain tim putri, tim putra Indonesia juga akan menghadapi tim Thailand di final pada malam harinya.

Murray Mundur dari AS Terbuka

Murray Mundur dari AS Terbuka

New York – Satu lagi petenis top absen dari grand slam Amerika Serikat Terbuka. Kali ini giliran Andy Murray yang memutuskan untuk mengundurkan diri karena cedera panggul yang belum pulih.

Murray belum bertanding lagi sejak tersingkir di perempatfinal Wimbledon pada Juli lalu. Di Wimbledon, petenis Britania Raya itu sudah bermasalah dengan panggulnya.

Cedera tersebut memaksa Murray melewatkan turnamen pemanasan AS Terbuka seperti Rogers Cup dan Cincinnati Masters. Keputusan tersebut diambil Murray agar bisa siap menghadapi AS Terbuka yang dimulai 28 Agustus.

Namun pada akhirnya Murray memutuskan untuk tidak tampil di AS Terbuka. Petenis peringkat dua dunia itu masih merasa terlalu sakit untuk berkompetisi.

“Saya sudah bermasalah dengan panggul saya sejak pertandingan melawan Stan (Wawrinka) di Paris (semifinal Prancis Terbuka),” Murray mengatakan dalam konferensi pers seperti dilansir Guardian.

“Saya melakukan segalanya agar siap dan istirahat selama beberapa pekan setelah Wimbledon. Saya bicara dengan banyak spesialis, mencoba istirahat, menyembuhkan diri, mencoba agar siap.”

“Saya sebenarnya berlatih dengan baik dalam beberapa hari terakhir, tapi ini terasa terlalu nyeri untuk memenangi turnamen dan, pada akhirnya, itulah yang coba saya lakukan di sini. Sayangnya, saya tidak akan bermain,” katanya.

Absennya Murray menambah panjang deretan petenis top yang absen dari AS Terbuka. Dia menyusul sang juara bertahan Stan Wawrinka, Novak Djokovic, Kei Nishikori, dan Milos Raonic yang sudah lebih dulu menyatakan absen.